Bharada E diketahui mengemban tugas sebagai pengawal Irjen Ferdy Sambo.
Dia merupakan anggota Brimob yang mendapat tugas pengamanan dan pengawalan terhadap Kadiv Propam.
Ramadhan mengatakan Bharada E dan Brigadir J sama-sama merupakan staf Propam di Mabes Polri.
"Memang dia bagian dalam penugasan Propam tersebut, semuanya, keduanya staf Propam Mabes Polri."
Baca: Beredar Isu Polisi Bantu Polisi dalam Kasus Brigadir J, Irjen Aryanto Sutadi Beri Bantahan Begini
Baca: CCTV Bukti Kasus Penembakan Brigadir J Ditemukan, Keluarga Berharap Bisa Lihat Hasil Rekaman
"Kalau Bharada itu anggota Brimob yang di-BKO (Bawah Kendali Operasi) ke sana, tugasnya melakukan pengamanan dan pengawal terhadap Kadiv Propam," tutur Ramadhan.
Dilansir oleh Kompas.com, Ramadhan menuturkan penembakan yang dilakukan Bharada E tidak ada motif lain selain membela diri serta melindungi istri Irjen Ferdy Sambo.
“Jadi bukannya melakukan perbuatan karena motif lain, motifnya adalah membela diri dan membela ibu (istri Kadiv Propam),” terangnya.
Hingga kini, Bharada E sudah diamankan dan pihak Polri pun masih melakukan pendalaman soal kasus penembakan Brigadir J tersebut.
Jika sudah mendapatkan cukup bukti, kasus ini akan diproses lebih lanjut.
“(Bharada E) diamankan, dan tentu sesuai dengan prosedur bila unsur dan buktinya cukup akan diproses lebih lanjut,” kata Ramadhan.
Kejanggalan kasus kematian Brigadir J dalam insiden baku tembak dengan Bharada di rumah dinas Kadiv Propam Ferdy Sambo banyak menyita perhatian.
Di antaranya dari mantan Kabareskrim Polri, Komjen Pol Purn Susno Duadji.
Susno Duadji berfokus pada senjata yang digunakan Bharada E saat insiden baku tembak dengan Brigadri J.
Susno Duadji mempertanyakan Bharada E yang memegang senjata api laras pendek.
Sebagai informasi Polri menjelaskan tentang senjata yang digunakan Bharada E saat baku tembak dengan Brigadir J.
Dua senjata api yangdigunakan dalam insiden baku tembak itu merupakan senjata genggam atau pistol jenis Glock 17 dan HS-9.
Sontak saja hal ini memicu timbulnya pertanyaan dari berbagai pihak.
Sebagai informasi penggunaan senjata di kepolisian cenderung terbatas, dikutip dari Tribunnews.