Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Karasi adalah camilan khas masyarakat Wakatobi dan Buton.
Camilan ini berbahan dasar tepung beras yang dibuat adonan, dicetak, dan digoreng.
Karasi merupakan tradisi leluhur Buton yang masih terpelihara hingga saat ini. (1)
Masyarakat Tomia biasanya menyajikan karasi dalam beragam acara, seperti pernikahan, sunatan, lebaran, dan kematian.
Dahulu, masyarakat Tomia membuat karasi untuk selamatan atau syukuran menempati rumah baru. Selain itu juga untuk melepas sang kekasih atau tunangan ke perantauan.
Baca: Sinonggi
Model Karasi
Terdapat beragam model atau jenis kuliner Karasi
- Epu-epu, bentuknya seperti lingkaran yang dibagi menjadi dua sama besar.
- Sisi komba, berbentuk menyerupai bulan sabit.
- Korolipa, memiliki bentuk persegi panjang.
- Koro bata, modelnya seperti korolipa dan sedikit dilipat secara horizontal.
- Dai tangkora, model ini sama dengan jajaran genjang.
- Fengke, memiliki arti paha, karena modelnya seperti paha manusia. Orang Tomia menyebut karasi model ini dengan boto lenso dan koro kampuru.
- Lulubala, bentuknya seperti gulungan kue dadar.
- Kapa'a pa'a, karasi model ini memiliki bentuk seperti bintang laut.
- Poporoki/tolu jikku/tolu pigu, memiliki bentuk segitiga sama kaki.
- Koro tihe/tangaba, model karasi jenis uni persis seperti bulu babi di laut.
- Koro sampalu, modelnya layaknya buah asam jawa.
- Tangaba, bentuknya seperti mangkuk terbalik.
- Kulu-kulu, modelnya menyerupai bubu, perangkap ikan yang dianyam dari bambu. (1)
Baca: Klepon
Bahan-bahan
- 250 gr tepung beras
- 50 gr tepung tapioka
- 200 ml air
- 3 sdm kental manis
- 4 sdm gula pasir
- 1 butir telur ayam
- 1/2 sdt vanili
- 1/4 sdt garam
- minyak goreng secukupnya (2)
Baca: Idli (Kue Beras India)
Cara Membuat
1. Siapkan bahan-bahan yang digunakan untuk membuat karasi. Campurkan tepung beras, tapioka, gula pasir, garam, vanili dan telur ayam.
2. Aduk semua bahan hingga tercampur dengan rata.
3. Campurkan kental manis ke dalam air. Tuang air ke dalam adonan hingga terbentuk adonan cair kental.
4. Saring adonan ke dalam wadah lain untuk memisahkan adonan yang masih menggumpal. Haluskan lagi sisa bahan yang menggumpal hingga tercampur rata.
5. Siapkan saringan dengan lubang-lubang kecil. Panaskan wajan dengan minyak secukupnya.
6. Masukkan adonan karasi yang sudah jadi ke dalam cetakan, tuang ke dalam wajan sambil diputar-putar hingga terbentuk seperti sarang.
7. Lipat adonan yang sudah merah keemasan, gulung dan angkat jika sudah krispi.
8. Lakukan berulangkali hingga adonan habis. Karasi siap disajikan dan disantap. (2)