Sebelumnya telah diberitakan pemerintah melalui PT. Pertamina (Persero) menerapkan penggunaan aplikasi MyPertamina untuk pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite dan Solar untuk kendaraan roda 4 sejak 1 Juli 2022.
Dikutip dari laman Subsidi Tepat MyPertamina, berikut daerah yang mewajibkan kendaraan roda empat ke atas untuk mendaftarkan diri sebelum membeli Pertalite dan Solar:
Kota Banda Aceh
Kabupaten Badung
Kota Denpasar
Kota Tangerang
Kota Bengkulu
Kabupaten Sleman
Kabupaten Kulon Progo
Kabupaten Bantul
Kabupaten Gunungkidul
Kota Yogyakarta
Kota Jakarta Timur
Kota Gorontalo
Baca: Pembelian Pertalite Lewat MyPertamina Hari Pertama Hanya Berlaku untuk Mobil Saja, Motor Masih Aman
Baca: Antisipasi Migrasi Pengguna Elpiji 12 Kg, Pertamina Kaji Kebijakan Beli Gas 3 Kg Pakai MyPertamina
Kabupaten Muara Jambi
Kabupaten Bandung Barat
Kota Cirebon
Kota Bogor
Kabupaten Bekasi
Kabupaten Cianjur
Kota Bandung
Kabupaten Ciamis
Kota Tasikmalaya
Kota Sukabumi
Kota Semarang
Kabupaten Cilacap
Kota Surakarta
Kota Madiun
Kota Malang
Kota Mojokerto
Kota Pontianak
Kota Banjarbaru
Kota Banjarmasin
Kota Tarakan
Kabupaten Karimun
Kota Ambon
Kota Mataram
Kabupaten Timor Tengah Utara
Papua Barat
Kabupaten Sorong
Kota Pekanbaru
Kota Makassar
Kota Palu
Kota Manado
Baca: Hari Pertama Uji Coba Pembelian Pertalite dan Solar Menggunakan MyPertamina
Baca: Amankah Buka Ponsel untuk Akses MyPertamina saat di SPBU? Simak Penjelasan Peneliti LIPI
Kota Pariaman
Kabupaten Agam
Kota Bukittinggi
Kota Padang Panjang
Kabupaten Tanah Datar
Kota Palembang
Kota Pematangsiantar
Kota Sibolga
Dikabarkan sebelumnya pembelian BBM bersubsidi yang meliputi pertalite dan solar hanya berlaku di 13 kota atau kabupaten saja.
Namun saat ini pemerintah melebarkan ke 50 wilayah di Indonesia.
Penambahan kota yang menggunakan MyPertamina ini juga sudah dikonfirmasi oleh Corporate Secretary Sub Holding Commercial & Trading Pertamina, PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting, Selasa (19/7/2022).
"Betul, melihat antusiasme masyarakat, bahkan saat ini sudah banyak yang mendaftar di seluruh provinsi," papar Irto, dikutip dari Kompas.com.
Saat ini kendaraan yang terdaftar di Subsidi Tepat MyPertamina telah mencapai lebih dari 150.000 unit.
Pendaftaran cara baru membeli BBM ini, sambung Irto, masih tetap dibuka, dan tidak dibatasi sampai 30 Juli 2022 seperti uji coba tahap pertama.
"Kami masih buka pendaftaran dan sosialisasinya. Masih belum dibatasi sampai 30 Juli," ungkap Irto.