Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Gadis Kretek adalah judul novel karya sastrawan Ratih Kumala.
Novel ini diterbitkan pada tahun 2012 oleh Gramedia Pustaka Utama. (1)
Novel setebal 274 ini merupakan salah satu karya Ratih yang masuk dalam sepuluh besar penerima penghargaan Kusala Sastra Khatulistiwa tahun 2012.
Gadis Kretek lebih banyak menggunakan narasi daripada dialog dan mengangkat budaya Jawa khususnya mengenai pergerakan pabrik kretek di awal-awal berdirinya Indonesia. (2)
Baca: Novel - Larung (2001)
Sinopsis
Soeraja atau Pak Raja sekarat dan satu yang disebut, Jeng Yah.
Nama tersebut kemudian membuat ketiga anaknya, Tegar, Karim, dan Lebas menyusuri berbagai kota di Jawa Tengah untuk mencari sosok Jeng Yah. (1)
Ketiga anak Pak Raja tersebut berusaha mempertemukan Pak Raja dengan Jeng Yah.
Selama pencarian, anak-anak Soeraja benar-benar terkejut dan semakin mengetahui sejarah berdirinya Pabrik Kretek Soejagad Raja, milik ayah mereka.
Kisah pencarian mereka membawa kembali pada masa mudanya.
Soejagad dan Idroes Moeria bersahabat kental.
Keduanya sama-sama pekerja di perusahaan rokok klobot milik Trisno. Penjajahan Jepang membuat bisnis Trisno bangkrut.
Kemudian Trisno menjual semua sisa harta dan bisnisnya. Idroes Moeria melihat peluang emas lalu membeli sisa tembakau Trisno dengan harga murah.
Dengan sedikit pengetahuan, Idroes memulai bisnis dengan menjual rokok klobot. Soejagad iri dengan keberhasilan Idroes.
Ia juga mendirikan usaha rokok klobot sendiri. Sejak saat itulah mereka saling bersaing menjadi yang terbaik.
Persaingan semakin memuncak ketika Soejagad gagal melamar Roemaisa. Hal ini dikarenakan ia tidak dapat membaca.
Di lain pihak, Idroes berhasil mempersunting Roemaisa.
Soejagad akhirnya menikah dengan Lilis dan dikaruniai anak bernama Purwati. Sementara Idroes mempunyai anak bernama Dasiyah dan Rukayah.
Dasiyah sangat berbakat dalam menangani masalah kretek. Rokok buatannya selalu disukai ayahnya.
Hampir setiap hari Dasiyah membersihkan noda-noda tembakau di tangannya saat melinting rokok, yang digunakan untuk campuran rokok ayahnya.
Mula-mula jumlahnya banyak, tetapi kemudian Idroes heran, karena jumlah rokok yang dibuat Dasiyah berkurang.
Suatu hari, Idroes pun mengetahui bahwa rokok jatahnya diberikan kepada seorang pemuda Soeraya. Dasiyah pun jatuh cinta kepada pemuda tersebut. (2)
Baca: Novel - Entrok (2010)
Tokoh
Soeraja atau Pak Raja
Dasiyah atau Jeng Yah
Lebas
Karim
Tegar
Idroes Moeria
Soejagad
Lilis
Rukayah
Purwati (2)
Kelebihan Novel
Novel Gadis Kretek sarat akan penggambaran budaya dan kromo-nya Indonesia.
Alur pada novel dari sebelum merdeka, merdeka, pasca merdeka, dan peristiwa besar tahun 1965.
Selain ini, novel ini berkisah tentang perempuan, yakni peran perempuan dalam bisnis kretek.
Gadis Kretek membawa pembaca berkenalan dengan perkembangan industri kretek di Indonesia. (1)