Brigadir J Tewas di Rumah Kadiv Propam, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Akan Dipanggil DPR

Penulis: Shin PuanMaharani
Editor: Febri Ady Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat menggelar konferensi pers seudai melakukan pertemuan di kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/1/2021).

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kasus meninggalnya Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J lantaran ditembak oleh Bharada E di rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo masih bergulir.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan dipanggil oleh DPR RI sehubungan dengan kasus itu.

Dikutip dari Tribunnews, pemanggilan itu diumumkan langsung oleh Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto.

Bambang mengatakan Listyo Sigit Prabowo akan dipanggil dalam waktu dekat.

"Komisi III tentu akan mengundang Pak Kapolri, ini clear ya. Nanti Pak Kapolri kita undang," kata Bambang di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (12/7/2022).

Tak hanya memanggil Kapolri, Bambang juga menyebut akan memanggil perwakilan dari Paminal Polri guna menjelaskan kronologi kasus tewasnya Brigadir J oleh Bharada E.

"Kemudian Paminal kita undang, untuk bisa lebih memberikan penjelasan lebih rinci, supaya kita bisa didengar oleh rakyat," tutur Bambang.

Kendati begitu, Bambang meminta semua pihak untuk tidak berspekulasi tentang kematian Brigadir J.

Baca: PROFIL Ferdy Sambo, Kadiv Propam Polri yang Disorot Usai Brigpol J Tewas Tertembak saat di Rumahnya

Lembaga legislator nantinya akan mengklarifikasi hal tersebut kepada pihak kepolisian.

"Intinya saudara sekalian, ini adalah accident yang perlu penjelasan lebih lanjut. Kita tidak boleh membuat pertanyaan yang istilahnya sangat spekulatif, jangan. Nanti setelah penjelasan sudah clear, ada yang dipertanyakan lagi, monggo," kata Bambang.

Di sisi lain, Kepolisian RI mengungkap alasan dibalik tewasnya Brigadir J oleh Bharada E di kediaman Divisi Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (8/7/2022).

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan Brigpol Yosua ditembak mati lantaran diduga melakukan pelecehan dan menodongkan pistol kepada istri Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.

"Yang jelas gininya, itu benar melakukan pelecehan dan menodongkan senjata dengan pistol ke kepala istri Kadiv Propam itu benar," tutur Ramadhan saat dikonfirmasi, Senin (11/7/2022).

Baca: SOSOK Putri Ferdy Sambo, Istri Kadiv Propam yang Ngaku Dilecehkan Ajudan hingga Terjadi Baku Tembak

Ramadhan menyebut fakta yang diketahui berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pemeriksaan sejumlah saksi.

Saksi yang diperiksa di antaranya ialah istri Kadiv Propam dan Bharada E.

"Berdasarkan keterangan dan barang bukti di lapangan bahwa Brigadir J memasuki kamar pribadi Kadiv Propam dan melecehkan istri KadivPropam dengan todongan senjata,” jelas Ramadhan.

Ramadhan mengungkapkan istri Kadiv Propam disebut berteriak akibat pelecehan yang diduga dilakukan Brigadir J.

Teriakan tersebut terdengar oleh Bharada E yang berada di lantai atas rumah.

Menurutnya, kehadiran Bharada E Brigadir J menjadi panik.

Ketika ditanya terkait insiden tersebut, Brigadir J justru melepaskan tembakan kepada Bharasa yang berdiri di depan kamar.

“Pertanyaan Bharada E direspon oleh Brigjen J dengan melepaskan tembakan pertama kali kearah Bharada E,” kata Ramadhan.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)



Penulis: Shin PuanMaharani
Editor: Febri Ady Prasetyo
BERITA TERKAIT

Berita Populer