Niat Puasa Arafah: Keutamaannya Diampuni Dosa Selama Dua Tahun, Dilengkapi dengan Tulisan Latin

Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Berikut adalah bacaan niat Puasa Arafah lengkap dengan tulisan arab, latin dan terjemahan.

Niat Puasa Arafah

Puasa Arafah adalah puasa yang dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah di saat para jamaah haji sedang melaksanakan wukuf di Padang Arafah.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati Arafah lillahi ta‘ala.

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Arafah esok hari karena Allah SWT."

Sebagai tambahan informasi, Bulan Dzulhijjah merupakan bulan istimewa yang memiliki banyak keutamaan.

Pahala amalan shaleh akan dilipat gandakan di bulan ini.

Untuk itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak dzikir hingga berpuasa.

Jamaah haji sedang melakukan wukuf di padang Arafah. (Instagram/dickyparwanto)

Tak lama lagi umat muslim di seluruh dunia akan memasuki bulan Dhulhijjah 1443 H/2022 M.

Mengutip kids.grid.id, menurut kalender Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), awal bulan Dzulhijah 1443 H jatuh pada 1 Juli 2022.

Namun, PBNU menyampaikan bahwa penetapan awal bulan Dzulhijjah dilakukan setelah melihat hilal.

Sementara itu, PP Muhammadiyah telah menetapkan 1 Dzulhijjah 1443 H jatuh pada Kamis, 30 Juni 2022.

Mengutip dari ntb.kemenag.go.id, Dzulhijjah disebut sebagai salah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT.

Dzulhijjah menjadi salah satu dari empat bulan haram yakni Rajab, Dzulqo’dah, Dzulhijjah dan Muharram.

Keutamaannya yakni, Allah akan melipat gandakan pahala bagi seseorang yang mengerjakan amalan shalih di bulan tersebut.

Begitu pula dengan perbuatan dosa akan menjadi besar di sisi Allah SWT.

Umat Islam diharapkan melakukan kebaikan-kebaikan di bulan Dzulhijjah mengingat ganjarannya yang begitu besar.

Sehingga seseorang akan meraih ketaqwaan lebih tinggi dari bulan lain dengan semakin menjauhi kemaksiatan.

Salah satu keistimewaan bulan Dzulhijjah berada pada 10 malam pertamanya.

Dari Ibnu Umar Radhiyallaahu ‘Anhuma, dari Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

Halaman
1234


Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Putradi Pamungkas

Berita Populer