Kyuri Tsukemono

Penulis: Yustica Septyaningtyas
Editor: Febri Ady Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kyuri Tsukemono, kuliner khas Jepang yang bentuknya menyerupai acar timun.


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM -Kyuri tsukemono adalah makanan Jepang berupa sayuran.

Makana ini dibuat dengan mencampur garam, larutan garam, atau bekatul beras.

Kyuri sendiri memiliki arti 'timun'.

Kyuri tsukemono adalah timun yang dimasak dengan campuran larutan garam.

Biasanya hidangan ini disajikan bersama dengan nasi atau teman minum sake.

Kyuri Tsukemono

Tsukemono  menjadi bagian dari ritual minum teh di Jepang. (1) 

Kyuri tsukemono yang sudah jadi sebaiknya langsung dimakan habis.

Jika masakan ini terlalu lama disimpan di dalam kulkas, kadar air akan bertambah dan rasa bumbu pada timun akan berkurang, serta tidak terlalu renyah lagi. (2) 

Baca: Gyudon

  • Bahan-Bahan


Berikut adalah bahan-bahan yang digunakan untuk membuat Kyuri Tsukemono.

- Timun Jepang ukuran sedang 2 buah

- Shoyu 1 sdm

- Jahe parut 1 ruas

- Gula pasir 1 sdt

- Cuka 1/4 sdt

- Garam 1 sdt

- Cabai rawit 3 buah

- Wijen sangrai 1 sdm (2)

Baca: Menchi Katsu

 

  • Cara Membuat


1. Cuci bersih timun dan keringkan

2. Olesi timun sudah dibersihkan dengan garam sambil digiling-giling dengan tangan

3. Diamkan timun yang sudah diolesi garam selama 10 menit

4. Pukul-pukul timun hingga pecah menjadi dua bagian

5. Potong timun dengan tangan menjadi ukuran yang mudah untuk dimakan

6. Taburi potongan timun dengan sedikit garam dan diamkan selama 10 menit

7. Peras lembut agar kadar air timun berkurang

8. Siapkan plastik zipper dan masukan timun, jahe parut, cabai, shoyu, gula, cuka, dan wijen sangrai

9. Kocok atau remas dan pastikan agar semua bahan tercampur rata

10. Diamkan selama 10 menit di dalam kulkas

11. Acar timun yang segar siap dihidangkan (2)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/YUSTICA)

 



Nama Masakan Kyuri tsukemono


Negara Asal Jepang


Jenis Kuliner


Sumber :


1. id.wikipedia.org
2. simakterus.com


Penulis: Yustica Septyaningtyas
Editor: Febri Ady Prasetyo

Berita Populer