Stadio Ennio Tardini

Penulis: Bangkit Nurullah
Editor: Febri Ady Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Stadio Ennio Tardini


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Stadio Ennio Tardini adalah stadion sepak bola yang menjadi stadion kandang bagi klub Parma Calcio 1913.

Stadio Ennio Tardini berkapasitas 23.045.

Stadion ini dirancang oleh Ettore Leoni.

Ukuran lapangan stadion ini adalah 105 x 68 meter.

Stadion ini dibuka pada 16 September 1923. (1)

Stadio Ennio Tardini (Wikimedia Commons)

Baca: Cino e Lillo Del Duca

  • Sejarah


Stadion Ennio Tardini dibangun pada 1920-an atas inisiatif presiden klub Ennio Tardini.

Namun, presiden klub tersebut meninggal sebelum stadion selesai dibangun.

Sebagai bentuk penghormatan maka nama presiden klub dijadikan sebagai nama stadion.

Stadion Ennio Tardini resmi dibuka pada 16 September 1923.

Saat itu merupakan stadion kecil berbentuk oval yang memiliki lintasan lari mengelilingi lapangan.

Setelah itu stadion secara bertahap diperluas dalam dekade berikutnya, namun tetap menjadi stadion sederhana.

Hanya ketika Parma menjadi lebih sukses pada akhir 1980-an, stadion itu dikembangkan dengan baik.

Antara tahun 1990 dan 1993, tiga dari empat tribun telah direnovasi total.

Renovasi itu dimulai dengan Stand Petitot pada tahun 1990, dan diikuti oleh Kurva Utara dan Selatan pada tahun 1992 dan 1993.

Jalur lari dibangun kembali, dan menghasilkan bentuk persegi panjang stadion. (2)

Stadio Ennio Tardini (Wikimedia Commons)

Baca: Stadion De Vijverberg

  • Lokasi


Stadio Ennio Tardini terletak di Viale Partigiani d’Italia 1, 43100 Parma, Italia.

Lokasi tersebut berada di tepi tenggara pusat kota Parma.

Jika ditempuh dengan berjalan kaki dari pusat Piazza Garibaldi, dibutuhkan waktu sekitar 15 menit. (2)

(TribunnewsWiki.com/Bangkit N)

 



Nama Stadion Stadio Ennio Tardini


Lokasi Viale Partigiani d’Italia 1, 43100 Parma, Italia


Dibangun 1920-an


Sumber :


1. www.stadiumguide.com/enniotardini/
2. id.wikipedia.org


Penulis: Bangkit Nurullah
Editor: Febri Ady Prasetyo
BERITA TERKAIT

Berita Populer