"Surat Gubernur Aceh tersebut menyikapi lonjakan harga tiket pesawat dari dan ke Aceh, terutama menjelang Idul Fitri 1443 H," kata Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA di Banda Aceh, Kamis (28/4/2022), dilansir Kompas.com.
Menurut Muhammad, berdasarkan hasil penelusuran, harga tiket Jakarta-Aceh melalui penjualan online menyentuh angka Rp9,6 juta per orang untuk sekali jalan.
Padahal, harga tiket normal hanya Rp2,6 juta per orang untuk sekali jalan.
Mahalnya harga jual tiket pesawat, kata Muhammad, karena hukum pasar yang melibatkan kemampuan permintaan dan persediaan.
Baca: Budayakan Hidup Sehat, Kakek 62 Tahun di Tebet Mudik ke Kebumen dengan Sepeda
Selain itu, terbatasnya kursi pesawat juga menjadi salah satu penyebabnya, sedangkan permintaan terus meningkat, terutama menjelang Lebaran.
Hal tersebut tentu berdampak pada naiknya harga tiket pesawat.
Menanggapi hal itu, Nova melakukan sejumlah langkah untuk menemukan solusi. Di antaranya menyurati Presiden Jokowi dan sejumlah maskapai penerbangan.
Selain harga tiket, dalam surat tersebut, Nova juga meminta maskapai Garuda Indonesia untuk kembali melayani penerbangan Banda Aceh-Medan dan sebaliknya.
Hal serupa turut disampaikan kepada maskapai Air Asia.
Baca: Info Terkini Arus Mudik: One Way Diberlakukan guna Urai Kemacetan di Km 47 Tol Jakarta-Cikampek
"Selama ini, penerbangan Banda Aceh-Medan yang hanya dilayani satu maskapai, yakni Wings Air. Padahal, sebelumnya ada beberapa maskapai melayani penerbangan rute tersebut," kata Muhammad.
Gubernur Aceh pun menyurati Menteri Perhubungan dan meminta evaluasi tarif penerbangan rute Banda Aceh-Medan yang terlalu mahal.
"Dalam surat tersebut, Gubernur Aceh mengusulkan Bandara SIM sebagai entry point penerbangan internasional. Di mana Pemerintah Arab Saudi telah membuka kembali penyelenggaraan ibadah umrah dari Indonesia," kata Muhammad.
Baca: Tips Aman Berkendara Sepeda Motor Saat Mudik Lebaran
Baca selengkapnya terkait mudik Lebaran 2022 di sini