Meski tidak disebut secara rinci besaran tingkat kecelakaannya, namun peta terkait diperoleh dan diolah perseroan selama periode tahun 2020-2021.
Dengan demkian cukup relevan untuk menjadi pertimbangan pengendara.
Direktur Utama Jasa Marga Tol Semarang-Batang Prayudi mengungkapkan, suatu wilayah masuk kategori rawan kecelakaan karena faktor pengemudi yang kelelahan saat berkendara.
"Mayoritas, disebabkan jarak tempuh yang cukup jauh. Pengendara itu harus menempuh jarak 104 kilometer untuk bisa beristirahat di rest area selanjutnya (ruas Semarang-Batang)," kata dia belum lama ini.
"Selain itu, biasanya (wilayah rawan kecelakaan) terjadi pada ruas yang cenderung datar dan lurus, termasuk cuaca panas siang hari seperti di ruas Semarang-Solo," kata Prayudi.
Maka, diimbau kepada seluruh seluruh pengguna jalan supaya meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan selama arus mudik Lebaran 2022.
Baca: Mudik Lebaran 2022, Astra Motor Jateng & AHM Siap Temani Konsumen
Baca: Kapolri Bentuk Satgas Anti-begal untuk Pastikan Pemudik Aman dan Tak Khawatir di Jam-jam Rawan
Berikut daerah rawan kecelakaan jalur tol periode 2020-2021 di wilayah Jawa:
Km 70-94 arah Jakarta
Km 28 arah Merak
Km 78-89 arah Palimanan
Km 132-150 arah Palimanan
Km 107-119 arah Jakarta
Km 184 arah Jakarta
Km 79-86 arah Jakarta
Km 150-153 arah Cileunyi
Km 239 Tol Tegal
Km 348 Batang-Semarang
Km 458 Semarang-Solo
Km 485-532 tol Solo arah Jakarta
Km 595 tol Magetan arah Surabaya
Km 637-645 Tol Nganjuk arah Surabaya
Km 727 arah Gresik
Km 64 tol Malang
Km 772 arah Pasuruan
Km 806 arah Probolinggo