Pria bernama asli Fakar Suhartami Pratama tersebut tiba di Bareskrim Polri sekira pukul 11.20 WIB.
Mengenakan pakaian berwarna biru dan masker putih, Fakarich ditemani sejumlah kuasa hukumnya saat tiba di Bareskrim Polri.
Fakarich bungkam ketika ditanya para awak media soal kedatangannya ke Bareskrim hari ini.
Dia memilih untuk langsung masuk ruang pemeriksaan Gedung Bareskrim Polri.
Sementara itu, Dittipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan mengonfirmasi bahwa Fakarich telah memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa hari ini.
"Iya benar," kata Whisnu saat dikonfirmasi, Senin (4/4/2022), seperti dikutip dari Tribunnews.
Baca: Bareskrim Polri Pastikan Bakal Jemput Paksa Fakarich Guru Trading Indra Kenz: Dia Dua Kali Mangkir
Baca: Bareskrim Ancam Jemput Paksa Fakarich Guru Trading Indra Kenz jika Mangkir dari Panggilan
Akan tetapi, Whisnu masih enggan merinci materi pemeriksaan Fakarich.
Ia hanya memastikan bahwa Fakarich akan diperiksa oleh penyidik terlebih dahulu.
"Nanti didalami perannya, belum diperiksa," ujar Brigjen Whisnu.
Sebelumnya, Bareskrim Polri telah dua kali melayangkan panggilan pemeriksaan kepada Fakarich dalam kasus Binomo yang menjerat Indra Kenz.
Akan tetapi, Fakarich mangkir dalam dua kali pemanggilan tersebut.
Fakarich seharusnya mendatangi Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan pada Senin, (21/03/2022), sebagai saksi penipuan trading Binomo.
Namun, Fakarich tidak menghadiri panggilan itu tanpa pemberitahuan apa pun.
Bareskrim juga sempat melayangkan surat panggilan kedua kepada Fakarich.
Pemanggilan terhadap Fakarich ini dijadwalkan pada Kamis (31/3/2022).
Namun, ia diketahui kembali tidak menghadiri panggilan tersebut.
Fakarich disebut menjadi orang yang berpengaruh mengajarkan Indra Kenz dalam dunia trading.
Fakarich diduga terlibat dalam menghilangkan barang bukti Indra Kenz dalam kasus judi online binary option aplikasi Binomo.
Modusnya adalah memindahkan uang dari satu rekening ke rekening lain.
Fakarich diduga memindahkan uang haram tersebut dari satu rekening ke rekening lain sebelum disita polisi.
(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)
Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini