Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Saifuddin Ibrahim merupakan pendeta asal Indonesia.
Ia memiliki nama lain Abraham Ben Moses.
Abraham Ben Moses lahir di Bima, Nusa Tenggara Barat pada 26 Oktober 1965.
Abraham Ben Moses dilahirkan dari keluarga Islam yang taat.
Ayahnya berprofesi sebagai guru agama Islam.
Pamannya adalah pendiri Muhammadiyah di Bima, dan mertuanya tokoh Islam di Jepara. (1)
Baca: Kyai Muslim Muhamad Halifah (Kyai Mojo)
Pendidikan
Saifuddin Ibrahim menempuh pendidikan Sekolah Menengah Atasnya di Bima.
Setelah lulus SMA ia melanjutkan pendidikannya ke Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
Di kampus tersebut ia masuk dalam Fakultas Ushuluddin.
Dalam fakultas tersebut ia mengambil jurusan Perbandingan Agama. (1)
Baca: 17 AGUSTUS - Serial Pahlawan Nasional: Abdul Malik Karim Amrullah (Buya Hamka)
Karier
Selepas dari UMS, Saifuddin Ibrahim mengajar di Pesantren Darul Arqom Sawangan Depok, Jawa Barat.
Lalu pada 1999 ia mengajar di NII Al Zaytun Panji Gumilang di Indramayu.
Pada 5 Desember 2017, ia ditangkap dan didakwa atas ujaran kebenciaan karena menghina Nabi Muhammad SAW.
Saat itu ia divonis 4 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Tangerang. (1)
Baca: Atalia Praratya
Pindah Agama
Saifuddin Ibrahim yang awalnya beragama Islam, kemudian memutuskan untuk keluar dari Islam atau murtad.
Ia murtad pada 2006.
Setelah murtad ia masuk agama Kristen.
Tidak hanya itu, ia juga menjadi seorang pendeta. (2)
Baca: Puan Maharani Nakshatra Kusyala
Kontroversi
Pendeta Saifuddin Ibrahim menjadi buah bibir di Indonesia setelah setelah pernyataannya soal radikalisme dan usulan menghapus 300 ayat Alquran.
Ia menjadi sorotan setelah pernyataanya dalam sebuah akun YouTube yang dianggap melecehkan agama Islam.
Dalam video tersebut, Pendeta Saifuddin Ibrahim menyinggung soal masalah kurikulum pesantren dan mengaitkannya dengan radikalisme, serta meminta agar 300 ayat Alquran direvisi. (1)