IKN Berkonsep Smart Forest City, Jokowi : Ingin Sehat Silakan Pindah, yang Suka Naik Mobil Jangan

Penulis: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Joko Widodo

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akan mengendepankan konsep pembangunan smart forest city yang diprioritaskan untuk pejalan kaki, pengguna sepeda dan alat transportasi umum.

Hal tersebut diungkapkan oleh Presiden Joko Widodo.

Presiden mengajak masyarakat yang gemar berjalan kaki dan bersepeda agar pindah ke kawasan IKN Nusantara yang ada di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur itu.

Jokowi mengatakan, perencana kota IKN Nusantara telah merumuskan konsep 10 Minute City.

"Jadi 10 minute city dari satu titik ke titik lain 10 menit saja. Dan kita akan menberikan prioritas kepada, yang pertama adalah pejalan kaki. Yang kedua yang naik sepeda. Yang ketiga (pengguna) transportasi umum," ujar Jokowi saat memberikan sambutan peresmian Kantor DPP Partai Nasdem di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/2/2022), dikutip dari Kompas.com.

"Yang senang jalan kaki itu silahkan pindah ke ibu kota baru. Yang seneng bersepeda, yang ingin sehat itu juga pindahlah ke IKN. Yang senang naik mobil, apalagi yang memakai BBM fosil jangan pindah ke IKN," tegasnya.

Presiden Joko Widodo bersama Menhan Prabowo Subianto dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau langsung sodetan akses jalan menuju lokasi rencana ibu kota negara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (24/8/2021). (Dok. Sekretariat Presiden)

Jokowi mengatakan, konsep besar dari IKN Nusantara yakni Smart Forest City, sehingga akan banyak terdapat kawasan hijau dan hutan.

"Semuanya dibangun dengan teknologi modern, baik transportasi, pengairan, infrastruktur listrik, infrastruktur komunikasi hingga pelayanan publik," ungkap Jokowi.

Dalam pembangunan IKN Nusantara, yang direalisasikan adalah 70 persen area hijau.

Lalu, 80 persen kendaraan yang ada di sana atau yang mendukung perputaran mobilitas dari satu tempat ke tempat lain didukung oleh transportasi publik.

"Jadi bukan mobil pribadi. Kemudian 80 persen lebih (dari penggunaan energi) nanti akan menggunakan energi hijau. Yakni dari hidropower yang kita bangun di Sungai Kayan di Kalimantan Utara," lanjutnya.

Baca: Mengenal Luas Cakupan Wilayah Ibu Kota Nusantara

Baca: Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur

Jokowi menyebutkan, seluruh anggaran untuk membangun kawasan inti IKN Nusantara akan bersumber dari APBN.

Kawasan inti tersebut yakni kompleks istana kepresidenan dengan gedung-gedung kementerian.

"Banyak yang bertanya kepada saya, terus anggarannya (pembangunan IKN) dari mana? Untuk kawasan inti yang di situ ada istana dan gedung-gedung kementerian memang itu semuanya dari APBN," tegas Jokowi.

Jokowi memperkirakan jumlah biaya kawasan inti setara dengan 20 persen dari total anggaran yang diperlukan untuk membangun kawasan IKN.

Maka, 80 persen dari sisa keperluan anggaran akan diambilkan dari berbagai sumber, termasukdari investasi oleh investor.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)

SIMAK ARTIKEL SEPUTAR IBU KOTA NEGARA BARU DI SINI



Penulis: Putradi Pamungkas

Berita Populer