Sebuah video menampilkan konser musik yang dipadati pengunjung tanpa menerapkan protokol kesehatan (prokes) viral di media sosial, Minggu (30/1/2022) lalu.
Dalam video yang beredar, konser musik Tri Suaka dan penyanyi Nabila Maharani mengundang ribuan massa dan menyebabkan kerumunan.
Dikutip Kompas.com, Rabu (2/2/2022), dalam video viral itu tampak terlihat ribuan penonton asyik berjoget tanpa menerapkan prokes. Bahkan, banyak penonton tak mengenakan masker saat menonton konser tersebut.
Pasca-pergelaran konser musik Tri Suaka itu dinilai melanggar prokes, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang lantas memberikan sanksi.
Sanksi tersebut berupa penutupan tempat wisata Taman Anggur Kukulu slama tiga hari terhitung sejak 1-3 Februari 2022.
Menurut Jubir Satgas Covid-19 Dinkes Kabupaten Subang Maxi, usai pihaknya melakukan rapat mereka tak ingin hal serupa terjadi lagi di tempat lain.
Baca: Viral Kisah Pria Thailand Punya 8 Istri, Ungkap Alasan Istrinya Bersedia Dipoligami
"Sehingga, Satgas memberi sanksi berupa penutupan sementara tempat wisata di Taman Kukulu selama beberapa hari ke depan," ungkap Maxi dikutip Kompas TV.
"Kami berharap, untuk semua tempat wisata dan tempat hiburan lain menahan diri dulu. Karena sekarang sedang tidak baik untuk transisi perkembangan Covid-19 di Subang," imbuhnya.
Pihaknya berharap, sanksi penutupan Taman Kukulu dapat menjadi evaluasi agar ke depannya tidak terjadi lagi kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa selama pandemi Covid-19.
Terlebih, saat ini kasus Covid-19 di Indonesia terus mengalami lonjakan.
Baca: Viral Video Pria Pura-Pura Pincang & Jadi Korban Tabrak Lari agar Bisa Peras Pengemudi Mobil
Sementara itu, AKBP Sumarni menyayangkan adanya kegiatan yang membuat kerumunan massa tanpa protokol kesehatan itu.
Ia pun kecewa, lantaran awalnya pihak pengelola hanya menyebut acara tersebut merupakan kegiatan silaturahmi dengan mengundang Tri Suaka, Nabila dan Zidan.
Namun, ternyata acara konser musik tersebut justru dihadiri lautan manusia.
"Saya sangat kecewa dengan kegiatan yang dilaksanakan pengelola tempat wisata taman anggur. Bilangnya kegiatan silaturahmi, tapi pelaksanaannya kegiatan tersebut konser musik," ucap AKBP Sumarni di Mapolres Subang, Senin (31/1/2022), melansir Kompas.com
Sumarni juga meminta pertanggung jawaban pengelola Taman Anggur Subang atas kejadian tersebut.
"Oleh karena itu, (pengelola) Taman Anggur Subang harus bertangung jawab atas kejadian ini," pungkas Kapolres.
Baca: Viral Video Ayam Berkokok Terdengar seperti Sebut Pak Jokowi, Ini Pengakuan Pemilik
Baca selengkapnya terkait berita viral di sini