Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ahmad Baso adalah kader Nahdlatul Ulama yang produktif menulis.
Ia telah menerbitkan banyak buku.
Baca: Nusron Wahid
Ia tengah mengerjakan proyek Pesantren Studies dengan ketebalan 14 jilid. (1)
Kehidupan Pribadi
Baso lahir pada 14 November 1971 di Makassar.
Orang tuanya taat menjalankan ajaran agama.
Baca: Zuhairi Misrawi
Ayahnya bernama Haji Muhammad Baso.
Ia wafat pada 5 September 2011.
Ibunya bernama Hj. Siti Najmah.
Waktu SD & SMP, Baso menjadi santri di Pesantren An-Nahdlah di Tallo, Makassar.
Setelah lulus, ia bertolak ke Jakarta untuk menempuh pendidikan di LIPIA.
LIPIA adalah pendidikan tinggi Arab Saudi yang ada di Indonesia.
Meskipun menempuh pendidikan formal di LIPIA, namun ia sering menghadiri kursus dan kajian di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara.
Ia banyak bergaul dengan kader-kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Indonesia yang dekat dengan kultur NU.
Baso mulai menggeluti kajian-kajian Islam dan poskolonial.
Pada tahun 1999, ia menerbitkan buku berjudul Civil Society Versus Masyarakat Madani.
Pendidikannya di LIPIA tidak selesai.
Baso memilih belajar secara otodidak.
Saat itu, ia terus melahirkan berbagai karya tulis. (2)
Karya Tulis
Civil Society Vs Masyarakat Madani (1999)
Plesetan Lokalitas: Politik Pribumisasi Islam (2002)
Baca: Nadirsyah Hosen
Islam Pascakolonial: Perselingkuhan Agama, Kolonialisme, dan Liberalisme (2005)
NU Studies: Pergolakan Pemikiran antara Fundamentalisme Islam dan Fundamentalisme Neo-Liberal (2006)
Politik Walisongo dan Visi Kebangkitan Bangsa (2007) (3)