Otto Toto Sugiri

Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Otto Toto Sugiri


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Otto Toto Sugiri adalah Presiden Direktur Data Center Indonesia (DCI).

DCI merupakan perusahaan pusat data terbesar di Indonesia.

Melalui DCI, Otto menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia.

Baca: Jerry Ng

Menurut Forbes, ia berada di urutan ke-19 orang terkaya di Indonesia.

Ia sering mendapatkan julukan Bill Gatesnya Indonesia. (1)

Otto Toto Sugiri

  • Kehidupan Pribadi


Otto lahir di Bandung pada Desember 1953.

Pada tahun 1980, ia lulus dari program master computer engineering RWTH Aachen German University.

Setelah lulus, ia menjadi IT General Manager di Bank Bali.

Ia bertugas membuat software untuk membantu proses komputerisasi Bank Bali.

Pada tahun 1989, ia mendirikan PT Sigma Cipta Caraka.

Awalnya, Sigma bertujuan untuk menjadi perusahaan perangkat lunak dengan produk yang digunakan oleh berbagai perusahaan.

Sigma kemudian diakuisisi oleh PT Telekomunikasi Indonesia.

Kini, perusahaan tersebut bernama Telkomsigma. (2)

Pada tahun 1994, Otto mendirikan Indointernet.

Perusahaan tersebut memudahkan orang lain untuk mengakses informasi.

Otto juga menciptakan BaliCamp.

Sayangnya, BaliCamp harus tutup pasca tragedi Bom Bali.

Pada tahun 2011, Otto membuat DCI.

Kini, DCI memiliki klien lebih dari 40 perusahaan telekomunikasi dan lebih dari 120 penyedia jasa keuangan di seluruh dunia.

Baca: Theodore Rachmat

Perusahaan tersebut berhasil melantai di Bursa Efek Indonesia pada Januari tahun 2021.

Saat itu, saham DCI naik 11.000%.

Kenaikan saham DCI yang begitu fantastis membuat Otto menjadi salah satu orang paling kaya di Indonesia.

  • Kekayaan


Kini, kapitalisasi pasar DCI mencapai USD 7 miliar. (3)

Baca: Low Tuck Kwong

Forbes mecatat kekayaan Otto mencapai USD 2,5 miliar atau setara dengan Rp 35,62 triliun. (4)

(Tribunnewswiki.com/Yusuf)



Info Pribadi Pengusaha


Pendidikan RWTH Aachen German University


Tempat Tanggal Lahir Bandung, Desember 1953


Sumber :


1. tekno.kompas.com
2. m.bisnis.com
3. finance.detik.com
4. tekno.kompas.com


Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer