"Dari kepulangan jemaah umrah perdana pada tanggal 17 Januari lalu sebanyak 20 persen kasus positif berhasil terdeteksi dari total jemaah," kata Wiku dalam keterangannya melalui kanal YouTube Sekretariat, Kamis (20/1/2022).
Total rombongan umrah yang tiba pada tanggal tersebut 414 orang.
Sementara, jumlah jemaah yang terinfeksi sebanyak 87 orang.
Namun, kasus positif Covid-19 lebih banyak berasal dari transmisi lokal ketimbang pelaku perjalanan dari luar negeri.
"Bahkan per tanggal 15 Januari 2022, 63 persen kasus positif merupakan transmisi lokal," ujarnya.
Wiku mengatakan, apabila dilihat dari pintu masuk kedatangan, kasus positif Covid-19 dari pelaku perjalanan luar negeri di DKI Jakarta meningkat.
Kemudian, pintu masuk di pos lintas batas negara (PLBN) di Arok dan Entikong, Kalimantan Barat dan pintu masuk di Kepulauan Riau masih fluktuatif.
"Namun jumlahnya masih lebih rendah dibandingkan dengan transmisi lokalnya," ucap dia.
Baca: Wiku Adisasmito
Baca: Covid-19 Varian Omicron
Lebih lanjut, penularan Covid-19 sekecil apapun harus dikembalikan agar tidak semakin meluas dan menimbulkan lonjakan.
Wiku meminta masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi di fasilitas umum.
"Serta memenuhi syarat tes untuk beraktivitas dan saat melakukan perjalanan," pungkasnya.
SIMAK ARTIKEL SEPUTAR COVID-19 DI SINI