Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Alexander Fleming adalah penemu antibiotik.
Ia menemukan potensi antibakterial di Penicillium pada 28 September 1928.
Sayangnya, penemuan tersebut tidak ada kemajuan selama satu dekade.
Penelitian tentang antibakteri atau penicillium kemudian dilanjutkan oleh Howard Florey. (1)
Kehidupan Pribadi
Fleming lahir di Skotlandia pada 6 Agustus 1881.
Ia berasal dari keluarga petani.
Ayahnya bernama Hugh Fleming, sementara ibunya bernama Grace Stirling Morton.
Pada usia ke-14, Fleming pindah ke London.
Baca: Stephen Hawking
Ia menempuh pendidikan di Politeknik Regent Street yang kini telah berubah menjadi Universitas Westminster.
Sembari kuliah, ia bekerja sebagai petugas pengiriman.
Ia kemudian melanjutkan pendidikan kedokteran di Sekolah Kedokteran Rumah Sakit St Mary.
Di kampus itu, ia membantu laboratorium Departemen Inokulasi.
Penemuan
Karena bekerja di laboratorium, ia mulai tertarik dengan bidang bakteriologi.
Fleming bekerja di bawah bimbingan Sir Almroth Edward Wright.
Wright merupakan pakar ilmu bakteri dan ketahanan tubuh yang menggagas adanya terapi vaksin.
Saat Perang Dunia I, Fleming bertugas di korps medis.
Ia mempelajari infeksi luka di laboratorium yang dibangun oleh gurunya, Wright, di Prancis.
Di lab tersebut, Fleming menemukan teori bahwa penggunakan antiseptik yang berlebihan pada luka justru berbahaya.
Hal tersebut, menurutnya, dapat menyebabkan berkurangnya efek kekebalan tubuh.
Hal tersebut menyebabkan banyak tentara yang meninggal karena perawatan antiseptik, bukan karena infeksi bakteri.
Setelah perang selesai, ia kembali ke St. Mary.
Saat itu, ia berhasil menemukan lisozim, eanzim seperti air liur, ingus, dan air mata yang memiliki efek antiseptik ringan.
Temuan tersebut memberikan kontribusi pada sistem kekebalan manusia dalam melawan infeksi.
Baca: Gregor Mendel
Setelah itu, ia menemukan Penicillium (penisilin) yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri.
Namun, ia belum berhasil memurnikan penisilin agar dapat digunakan untuk pengobatan.
Penisilin baru dapat dimurnikan oleh Howard Florey bersama timnya yang berasal dari Oxford.
Antibiotik karya Florey yang berasal dari penemuan Fleming tersebut digunakan saat PD II.
Antibiotik tersebut membuat perubahan besar dalam obat-obatan, baik khusus masa perang maupun secara umum di tempat lain.
Pada tahun 1945, Fleming, Florey, dan Ernst Chain dianugerahi Nobel dalam bidang fisiologi atau kedokteran. (2)