Sandiah Ibu Kasur

Editor: Febri Ady Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sandiah Ibu Kasur


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sandiah atau lebih dikenal dengan nama Ibu Kasur adalah seniman dan tokoh pendidikan Indonesia.

Dia juga dikenal sebagai pembawa acara "Taman Indria" di TVRI.

Sandiah Ibu Kasur lahir di Jakarta pada 16 Januari 1926.

Ibu kasur menempuh pendidikan di sekolah Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO).

Sebagai penulis, Ibu Kasur juga menerbitkan sebuah buku berjudul Air Mata Sang Pohon Purba.

Ibu Kasur menikah dengan Pak Kasur atau Soerjono pada 29 Juli 1946 di Yogyakarta.

Dari pernikahan keduanya, mereka dikaruniai lima orang anak, yakni Sursantio, Suryaningdiah, Suryo Prabowo, Suryo Prasojo, dan Suryo Pranoto.

Baca: Pak Ogah (Abdul Hamid)

Sandiah Ibu kasur wafat pada 22 Oktober 2002. Dia mengembuskan nafas terakhirnya pada usia 76 tahun.

Google doodle pun turut menampilkan sosok Sandiah Ibu Kasur, dengan tampilan seorang perempuan mengenakan baju warna merah muda dengan motif bunga, pada 16 Januari 2022.

Terdapat tulisan "Sandiah Ibu Kasur's 96th Birthday" yang mengartikan hari tersebut adalah hari kelahiran Ibu Kasur. (1)

Google Doodle Sandiah Ibu Kasur

Baca: Seto Mulyadi (Kak Seto)

  • Sejarah Nama


Sandiah Ibu Kasur bergabung dengan Pramuka Indonesia, yang membuatnya bertemu dengan calon suaminya, Pak Kasur.

Sejatinya, nama Kasur merupakan Kak Soer yang merujuk pada sapaan akrab sang suami, yakni Soerjono sewaktu masih muda.

Hal itulah yang membuat nama Sandiah dikenal dengan nama Ibu Kasur.

Didorong oleh dedikasinya terhadap pendidikan anak-anak yang berkembang di SMP, Ibu Kasur dan sang suami pun membuka sebuah sekolah pendidikan awal bernama TK Mini.

Sekolah tersebut dibuka di rumah mereka sendiri pada tahun 1965. Sekolah ini pun menjadi dasar bagi pengabdi seumur hidup Ibu Kasur dan Pak Kasur terhadap pendidikan pemuda Indonesia.

TK Mini yang didirikan keduanya sukses melahirkan beberapa lulusan terkenal seperti mantan Presiden Megawati Soekarnoputri, Guruh Soekarnoputra, Hayono Isman, dan Ateng.

Setelah Pak Kasur meninggal dunia pada 1992, lembaga pendidikan anak tersebut pun berubah menjadi TK Mini Pak Kasur yang mempunyai beberapa cabang di Jakarta. (1)

  • Dedikasi


Ibu Kasur memperluas program pendidikannya ke seluruh Indonesia sebagai pembawa acara program anak-anak di Radio Republik Indonesia.

Ia juga menjabat sebagai ketua Yayasan Setia Balita, yang mendirikan empat cabang taman kanak-kanak secara nasional pada 1990-an.

Selain itu, Ibu Kasur juga turut mengedit majalah anak-anak, memproduksi film anak-anak, bahkan membuat puluhan lagu anak-anak.

Uniknya, pada komposisi pendek lagu-lagu khas Kasur, mereka mengecualikan huruf "r" untuk membuat lagu untuk anak-anak yang mudah diingat dan diucapkan.

Ibu Kasur pun dianugerahi Penghargaan Presiden atas prestasinya sebagai pendidik yang kreatif dan berdedikasi, pada Hari Anak Nasional tahun 1988.

Selain dikenal sebagai seorang pengajar dan pembawa acara, Ibu Kasur juga terkenal sebagai seniman yang menciptakan lagu untuk anak-anak.

Sebanyak 150 lagu anak-anak Kasur dikenal oleh anak muda di seluruh Indonesia hingga kini, seperti "Kucingku" atau "Bertepuk Tangan". (2)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya)



Nama Sandiah Ibu Kasur


Kelahiran 6 Januari 1926, di Batavia, Hindia


Riwayat Karir Tokoh seniman, tokoh pendidikan Indonesia, pembawa acara, dan penulis


Pendidikan Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO)


Pasangan Pak Kasur atau Soerjono


Anak Sursantio, Suryaningdiah, Suryo Prabowo, Suryo Prasojo, dan Suryo Pranoto


Wafat 22 Oktober 2002 (76 tahun)


Sumber :


1. tribunnews.com
2. kompas.com


Editor: Febri Ady Prasetyo

Berita Populer