Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Parsnip adalah sayuran akar yang bentuknya menyerupai wortel berwarna krem dan merupakan anggota keluarga peterseli.
Sayuran yang masuk dalam famili Apiaceae ini, tidak dimakan secara mentah tetapi biasanya dipanggang, direbus, digoreng, atau dikukus.
Parsnip memiliki kulit cokelat tipis yang biasanya dihilangkan sebelum digunakan, memperlihatkan daging putih di bawahnya.
Sayuran umbi ini harganya cukup murah, dan cenderung lebih murah saat musimnya.
Parnsnip dapat dimasak dengan berbagai cara tetapi paling manis saat dimasak dengan cara dipanggang. (1)
Baca: Labu Siam
Kandungan Gizi
Berikut ini kandungan nutrisi yang ada dalam setiap 133 gram parsnip.
Kalori: 100
Karbohidrat: 24 gram
Serat: 6,5 gram
Protein: 1,5 gram
Lemak: 0,5 gram
Vitamin C: 25 persen dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian
Vitamin K: 25 persen dari AKG harian
Folat: 22 persen dari AKG harian
Vitamin E: 13 persen dari AKG harian
Magnesium: 10 persen dari AKG harian
Tiamin: 10 persen dari AKG harian
Fosfor: 8 persen dari AKG harian
Zinc: 7 persen dari AKG harian
Vitamin B6: 7 persen dari AKG harian
Dari informasi nilai gizi di atas, bisa disimpulkan bahwa parsnip merupakan sayuran yang amat bernutrisi. Parsnip kaya dengan vitamin C, vitamin K, dan vitamin B9 (folat).
Tidak hanya itu, parsnip juga mengantongi beberapa zat antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan. (2)
Baca: Smorrebrod
Manfaat
Parsnip mengandung vitamin C yang bermanfaat untuk sistem imun, menunjang daya tahan tubuh, serta mendukung aktivitas sel darah putih untuk melawan infeksi.
Parsnip juga berpotensi menurunkan risiko pernapasan dan penyakit kronis, karena kandungan vitamin C didalamnya.
Parsnip mengandung serat, setiap 133 gram parsnip terkandung sekitar 6,5 gram serat yang bermanfaat untuk kesehatan saluran pencernaan.
Asupan serat yang cukup juga membantu melancarkan buang air besar dan memperlambat penyerapan gula sehingga menghindari terjadinya kenaikan kadar gula darah.
Sayuran mirip wortel ini juga mengandung kaliun yang membantu menjaga kesehatan jantung serta dikenal untuk mengendalikan tekanan darah. Selain itu, kalium juga berpotensi untuk menurunkan risiko batu ginjal.
Kandungan serat yang tinggi dan kalori yang relatif rendah, membuat parsnip cocok sebagai menu diet penurunan berat badan. Parsnip juga tinggi akan kandungan airnya, yakni porsinya sekitar 79,5 persen.
Rajin mengonsumsi makanan dengan banyak kandungan airnya, dikaitkan dengan pengurangn asupan makan dan penurunan berat badan.
Zat antioksidan yang terkandung dalam parsnip bermanfaat untuk mengendalikan aktivitas radikal bebas. Jika tak terkendali, aktivitas radikal bebas dapat memicu kerusakan sel dan dikaitkan dengan beragam jenis penyakit kronis.
Zat antioksidan dalam parsnip termasuk kuersetin, kaempferol, dan apigenin. (2)
Baca: Oregano