Sabrang Mowo Damar Panuluh

Editor: Febri Ady Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Noe Letto


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sabrang Mowo Damar Panuluh lebih dikenal dengan nama Noe 'Letto'.

Ia adalah vokalis dari band Letto.

Tidak hanya itu, ia juga merupakan anak pertama dari budayawan kondang Cak Nun atau Emha Ainun Najib.

Kini, ia digadang-gadang meneruskan ayahnya sebagai punggawa kelompok Maiyah.

Baca: Muhammad Ainun Najib (Cak Nun)

Noe Letto (Sabrang Mowo Damar Panuluh)

  • Pendidikan


Sabrang lahir pada 10 Juni 1979 di Yogyakarta.

Ketika ia berusia 5 tahun, orang tuanya bercerai.

Sabrang memutuskan untuk tinggal di Lampung bersama kakeknya.

Di Lampung, ia menempuh pendidikan di SDN 7 Metro.

Waktu masih kecil, ia telah membuat taman bacaan di teras rumah.

Ia memiliki koleksi buku yang banyak.

Ibu Sabrang lebih suka membelikan Sabrang buku daripada mainan, makanan, atau hal lain.

Ia melanjutkan ke SMP Xaverius, Lampung.

Di SD dan SMP, Sabrang selalu mendapatkan ranking.

Waktu SMA, Sabrang pindah ke Yogyakarta.

Baca: Giring Nidji (Giring Ganesha Djumaryo)

Ia tinggal bersama ayahnya, Cak Nun.

Di SMA, Sabrang mulai menyukai dunia musik.

Ia bertemu dengan teman-teman yang kelak bersama mendirikan grup band Letto. (1)

Pada tahun 1998, ia masuk ke University of Alberta, Kanada.

Di Kanada, ia mengambil dua jurusan sekaligus, yaitu matematika dan fisika.

  • Karir


Setelah pulang dari Kanada dengan dua gelar sekaligus, ia justru semakin tertarik dengan dunia musik.

Ia belajar musik dari studio Kiai Kanjeng pimpinan Novi Budianto.

Studio Kiai Kanjeng adalah partner Cak Nun.

Di studio tersebut, ia belajar mixing, mastering, dan menulis musik.

Ia bersama teman-teman SMAnya dulu kemudian membuat bend bernama Letto dengan album pertama Truth, Cry, and Lie.

Album tersebut rilis pada tahun 2006.

Baca: Sigit Purnomo Syamsuddin Said (Pasha Ungu)

Sebagai band baru, Letto terbilang cukup sukses dengan album tersebut.

Melihat kesuksesan album pertama, Letto langsung merilis album kedua satu tahun kemudian.

Album kedua bertajuk Dont Make Me Sad.

Pada tahun 2010, ia mendirikan rumah produksi Pic(k)Lock Productions bersama Dewi Umaya Rachman.

Sabrang merilis film perdana dari rumah produksi tersebut pada 10 Juni 2010 dengan film berjudul Minggu Pagi di Victoria Park.

Pada tahun 2012, Sabrang kembali memproduksi film berjudul Rayya, Cahaya di Atas Cahaya.

Pada tahun 2015, bersama Yayasan Keluarga Besar HOS. Tjokroaminoto, ia merilis film Guru Bangsa: Tjokroaminoto. (2)

(Tribunnewswiki.com/Yusuf)



Info Pribadi Penyanyi


Pendidikan University of Alberta, Kanada


Tempat Tanggal Lahir Yogyakarta, 10 Juni 1979


Sumber :


1. nova.grid.id
2. id.m.wikipedia.org


Editor: Febri Ady Prasetyo

Berita Populer