Seyyed Hossein Nasr

Editor: Febri Ady Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Hossein Nasr


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seyyed Hossein Nasr adalah seorang intelektual muslim era modern.

Ia mendapatkan gelar Seyyed dari Raja Iran Syah Reza Pahlevi.

Baca: Rasyid Ridha

Seyyed Hossein Nasr

  • Pendidikan


Ia lahir di Teheran, Iran, pada 17 April 1933 dari keluarga ulama.

Ia menempuh pendidikan dasar di Teheran.

Setelah selesai, ia pergi ke Qum untuk belajar ke berbagai ulama di Qum.

Salah satunya, Nasr belajar kepada Thabataba'i.

Di Qum, ia mendalami filsafat, tasawuf, ilmu kalam, temasuk menghafalkan Alquran dan syair-syair Persia.

Setelah dari Qum, ia melanjutkan pendidikan di Massachussets pada jurusan Matematika dan Fisika.

Di kampus tersebut, ia dibimbing oleh intelektual terkenal, Betrand Russel.

Pada tahun 1954, ia kemudian melanjutkan ke Harvard di jurusan Geologi dan Geofisika.

Baca: Muhammad Abduh

Ia juga mendalami filsafat dan filsafat Islam.

Ia dipengaruhi oleh tokoh-tokoh seperti Massiogon, Henry Corbin, dan F. Schoun. (1)

  • Pemikiran


Nasr mengkiritisi pemikiran sekular dan gigih mengajukan sains yang sakral sebagai solusinya.

Baca: Jamaluddin Al Afghani

Menurutnya, dunia modern membuat ilmu pengetahuan menjadi tidak sakral.

Desakralisasi ilmu pengetahuan di Barat dimulai pada masa renaisans.

Waktu itu, rasio mulai dipisahkan dari iman.

Pemisahan tersebut terus terjadi sehingga sesuatu yang sakral berubah menjadi sekular.

Ia mengajukan Sains Sakral (Sacred Science) sebagai jalan keluar dari sekularisasi ilmu pengetahuan.

Menurutnya, iman tidak terpisah dari ilmu dan intelek tidak terpisah dari iman.

Baca: Muhammad bin Abdul Wahhab

Gagasan Nasr tentang Sains Sakral merupakan pengejawantahan dari filsafat perenial yang telah dikemukakan sebelumnya oleh para tradisionalis lainnya, seperti Rene Guenon (1886-1951), Ananda K Coomaraswamy (1877-1947), dan Frithjof Schuon (1907-1998). (2)

  • Karya


Karya-karya Nasr antara lain sebagai berikut.

Knowledge and The Sacred

Living Sufism

The Trancendent Theosopy of Sadr ad-Din Shirazi

Islamic Life and Thoufght

Science and Civilization in Islam, dan lain-lain.

(Tribunnewswiki.com/Yusuf)

Baca profil intelektual muslim lainnya di sini



Dikenal sebagai Filsuf muslim


Pendidikan Harvard University


Tempat dan tanggal lahir Teheran, 7 April 1933


Sumber :


1. madrasahdigital.co
2. nuun.id


Editor: Febri Ady Prasetyo
BERITA TERKAIT

Berita Populer