Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Gua Passea atau Leang Passea adalah objek wisata alam yang berada di Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Nama Gua Passea diambil dari bahasa daerah setempat yang artinya penderitaan.
Tipe dari objek wisata ini ialah horizontal dengan rangkaian stalaktik dan stalagmit yang indah.
Di dalam gua ini terdapat beberapa peninggalan yang umurnya sudah ratusan tahun.
Bahkan, menurut cerita yang ada di dalam masyarakat, gua ini juga pernah dihuni oleh manusia sejak abad ke-18 sebelum Masehi. (1)
Baca: Gua Hukurila
Daya Tarik
Gua Passea ini ditemukan oleh seseorang budayawan bernama Muhannis.
Muhannis kemudian mendatangkan seorang peniliti purbakala untuk mengecek keadaan gua tersebut.
Hasilnya seluruh bagian yang ada di gua ini masih dalam keadaan asli.
Lokasi Gua Passea ini di bawah tanah sehingga para pengunjung yang ingin melihat harus melewati batu karang dan semak belukar yang mengelilingi pegunungan.
Pengunjung harus melewati anak tangga yang di susun dari batu karang.
Kemudian pengunjung berpegangan pada akar-akar pohon besar yang berada di samping kanan kiri, atau menggunakan ranting-ranting pohon.
Terdapat benda-benda prasejarah di gua ini.
Benda-benda tersebut seperti sisa kendi, guci, peti mati, manik-manik kaca, dan batu-batuan yang dapat memantulkan cahaya.
Benda-benda tersebut bukan hanya dari Indonesia, ada pula yang berasal dari Kamboja, Vietnam, dan Cina.
Di mulut gua yang menjadi pintu masuk dari Gua Passea ini terdapat lubang batu yang biasa digunakan untuk semedi.
Selain itu, terdapat pula batu yang tersusun rapi menyerupai perempuan menghadap ke belakang. (2)
Baca: Gua Embultuk
Jam Operasional dan Harga Tiket
Gua Passea buka setiap hari selama 24 jam.
Tiket masuk ke Gua Passea Rp8.000 setiap orangnya. (2)
Baca: Gua Tengkorak
Lokasi
Gua Passea berada di Lembanna, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Lokasi ini jaraknya kurang lebih 150 kilometer dari Kota Makassar. (2)