Rebo Wekasan

Penulis: Shin PuanMaharani
Editor: Febri Ady Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Rebo Wekasan


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Rebo Wekasan merupakan sebuah tradiri ritual yang biasanya dilaksanakan pada hari Rabu terakhir bulan Safar.

Tujuan diadakannya tradisi tersebut untuk meminta perlindungan kepada Allah Swt. dari segala marabahaya.

Tradisi Rebo Wekasan sudah berlangsung sejak lama secara turun-temurun.

Masyarakat Jawa, Madura, dan Sunda yang biasanya melakukan tradisi tersebut.

Rebo Wekasan (istimewa)

Baca: Puasa Arafah

Baca: Puasa Tasua dan Asyura

  • Sejarah


Rabu Wekasan muncul lantaran anjuran dari Syeikh Ahmad bin Umar Ad-Dairobi (w.1151 H) dalam kitab “Fathul Malik Al-Majid Al-Mu-Allaf Li Naf’il ‘Abid Wa Qam’i Kulli Jabbar ‘Anid.

Anjuran tradiri tersebut juga terdapat dalam kitab ”Al-Jawahir Al-Khams” karya Syeikh Muhammad bin Khathiruddin Al-‘Atthar (w. th 970 H), Hasyiyah As-Sittin, dan sebagainya.

Dalam kitab-kitab itu juga disebutkan ada seorang Waliyullah yang sudah mencapai kedudukan tinggi menyebutkan bahwa dalam setiap tahun pada Rabu terakhir Bulan Shafar, Allah Swt menurunkan 320.000 (tiga ratus dua puluh ribu) macam bala’ dalam satu malam.

Sehingga, ia menyarakankan kepada seluruh umat muslim untuk sholat dan berdoa pada hari tersebut.

Tradisi Rebo Wekasan di Desa Jepang Kudus, Jawa Tengah - Apa itu Rebo Wekasan? Berikut pengertian serta asal-usul perayaan Rebo Wekasan (TribunJateng)

Baca: Tasbih

Baca: Salat Tasbih

  • Amalan


Beberapa amalan dapat dilakukan pada saat Rebo Wekasan, seperti sholat 4 rakaat.

Dengan tata cara berikut ini:

- Setiap rakaat membaca surat Al- Fatihah dan Surat Al Kautsar sebanyak 17 kali

- Kemudian membaca Al Falaq dan An Nas sekali serta Al Ikhlas 5 kali

- Dilanjutkan membaca salam dan doa khusus sebanyak 3 kali (1)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)

Baca lengkap soal puasa di sini



Nama Rebo Wekasan


Jenis Tradisi ritual


Sumber :


1. www.tribunnews.com/nasional/2021/10/06/apa-itu-peristiwa-rebo-wekasan-berikut-penjelasan-dan-hukumnya-dalam-pandangan-islam?page=3


Penulis: Shin PuanMaharani
Editor: Febri Ady Prasetyo
BERITA TERKAIT

Berita Populer