Insiden Tabrakan Pesawat dan Helikopter di Udara, 2 Orang Dilaporkan Tewas

Penulis: Amy Happy Setyawan
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI tabrakan helikopter dengan pesawat

TRIBUNNEWSWIKI.COM – Dua orang dilaporkan tewas dalam insiden tabrakan antara helikopter dengan pesawat bermesin tunggal yang terjadi pada Jumat (1/10/2021) pagi di Kota Chandler, Arizona, Amerika Serikat.

Pihak kepolisian wilayah tersebut mengungkapkan jika helikopter dan pesawat tersebut dioperasikan oleh sekolah penerbangan.

Mengutip AP News, dua korban yang dilaporkan tewas merupakan penumpang dari helikopter.

Sedangkan penumpang di dalam pesawat yang merupakan seorang siswa dan instruktur penerbangan dilaporkan selamat.

“Tabrakan terjadi di Kota Chandler dekat bandara Phoenix,” ungkap juru bicara kepolisian Chandler, Jason McClimans.

Baca: Korea Utara: Uji Coba Penembakan yang Keempat Adalah Rudal Antipesawat

Baca: Fakta-Fakta Pesawat Rimbun Air yang Jatuh: Muat Bahan Bangunan hingga Ditemukan Hancur

Dia mengatakan tidak ada seorang pun di darat yang terluka, meski begitu bandara akan tetap ditutup selama beberapa jam.

Departemen Pemadam Kebakaran Kota Chandler menerima laporan kebakaran di padang semak dekat bandara sesaat sebelum jam 8 pagi waktu setempat.

Para kru menemukan kepulan asap besar dan puing-puing helikopter terbakar tetapi dapat memadamkannya dengan relatif cepat, kata petugas pemadam kebakaran.

Mereka memeriksa helikopter dan menemukan mayat dua orang di dalamnya.

Kantor pemeriksa medis daerah Maricopa akan mengidentifikasi identitas para korban.

Helikopter itu dioperasikan oleh Quantum Helicopters dan pesawatnya oleh Flight Operations Academy.

“Keduanya adalah sekolah penerbangan,” ungkap McClimans.

Baca: Pesawat Rimbun Air

Richard Bengoa, pemilik Akademi Operasi Penerbangan, mengatakan kepada The Associated Press bahwa pesawat berkursi empat itu kebanyakan digunakan untuk pelatihan penerbangan.

Satu-satunya orang di kapal adalah instruktur penerbangan dan pilot siswa.

Meskipun para pejabat tidak mengizinkan Bengoa untuk mendekati pesawat, dia mengatakan tampaknya dari kejauhan bahwa roda pendaratannya telah rusak.

Dia mengatakan dia tidak memiliki informasi tentang bagaimana tabrakan itu terjadi dan tidak diizinkan untuk berbicara dengan instruktur atau siswa.

Bengoa menggambarkan operasinya sebagai "lebih dari bisnis keluarga untuk mempromosikan penerbangan dan membantu orang mendapatkan lisensi mereka."

Baca: Pesawat Kepresidenan Indonesia

Baca: Ini Daftar Maskapai Terbaik Dunia Tahun 2021 Versi Skytrax, Ada Garuda Indonesia?

Sebuah pernyataan dari Administrasi Penerbangan Federal juga menunjukkan bukti kerusakan pada roda pendaratan pesawat Piper PA-28.

Agensi mendaftarkan helikopter itu sebagai Robinson R22.

Menara kontrol bandara sedang beroperasi pada saat tabrakan.

Tetapi pejabat FAA menolak untuk mengatakan berapa banyak staf yang ada di sana, mencatat bahwa detail akan menjadi bagian dari penyelidikan keseluruhan.

Dewan Keselamatan Transportasi Nasional akan memimpin penyelidikan untuk mengetahui penyebab insiden tersebut.

Pihak kepolisian juga tengah mencari saksi atau orang yang kemungkinan telah merekam kecelakaan tersebut.

Baca: Pasukan Terakhir Amerika Serikat Keluar dari Afghanistan, Akhiri Perang Terpanjang

Chandler Municipal Airport tidak menyediakan layanan penerbangan komersial.

Sebagian besar penerbangan di sana adalah untuk perjalanan sewaan, kunjungan pribadi, dan pelatihan.

Ini dianggap sebagai salah satu dari 50 bandara penerbangan umum tersibuk di negara itu dengan lebih dari 200.000 operasi penerbangan per tahun, menurut kantor pariwisata Chandler.

Dodge City Community College di Kansas mengoperasikan Program Instruktur Penerbangan DC3 dari bandara Chandler.

Sementara itu, pihak ekolah mengatakan dalam sebuah pernyataan di halaman Facebook-nya bahwa pejabat sedang bekerja untuk memberi tahu keluarga yang tepat dari mereka yang terlibat dalam insiden itu.

Pihak berwenang belum menyebutkan hubungan apa pun dengan program pelatihan tertentu.

 

(Tribunnewswiki.com/Ami)



Penulis: Amy Happy Setyawan
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer