Puluhan Ibu-ibu di Cilegon Demo Perusahaan Ini, Bawa Spanduk Bertuliskan 'Mengungkap Misteri Kutu'

Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Warga Lingkungan Cigading RT 02/01 Kelurahan Tegalratu, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon menggelar demo di depan pabrik PT Nutrindo Bogarasa untuk menuntut kompensasi atas hama kutu yang selalu datang ke rumah mereka, Selasa (14/9/2021).

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Puluhan ibu-ibu mendemo sebuah perusahaan pembuat tepung terigu, PT Nutrindo Bogarasa, mereka menuntut kompensasi karena rumahnya selalu didatangi hama kutu, Selasa (14/9/2021).

Ibu-ibu tersebut merupakan warga Lingkungan Cigading RT 02/01 Kelurahan Tegalratu, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten.

Mereka menuding kutu yang datang ke rumahnya berasal dari PT Nutrindo Bogarasa yang merupakan pabrik tepung.

Sejumlah ibu-ibu itu pun datang sembari membawa poster bertuliskan "mengungkap misteri kutu", dikutip Tribunnews.com.

Selain itu, mereka juga membawa bukti kutu yang datang ke rumahnya. Kutu itu ditempatkan dalam sebuah plastik kecil berjumlah lima plastik.

Mereka juga membawa Insektisida Spray Lemon isi 600 mililiter yang diberikan PT Nutrindo Bogarasa kepada warga sebagai upaya untuk membasmi kutu.

Warga Lingkungan Cigading RT 02/01 Kelurahan Tegalratu, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon menggelar demo di depan pabrik PT Nutrindo Bogarasa untuk menuntut kompensasi atas hama kutu yang selalu datang ke rumah mereka, Selasa (14/9/2021). (TribunBanten.com/Khairul Ma'arif)

Baca: Serukan Aksi Demo Turunkan Jokowi, Mahasiswa HMI Ambon Ditangkap dan Ditetapkan Jadi Tersangka

Baca: Polisi Buru Ahmad Sofian yang Diduga Jadi Provokator Demo ‘Jokowi End Game’

"Kami bawa ke sini untuk mengembalikan ke perusahaan karena ga ada gunanya," ujar seorang Ibu yang demo, Silva kepada wartawan saat ditemui di lokasi Jalan Raya Anyer, Kelurahan Tegalratu, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Selasa (14/9/2021).

Para ibu ini diketahui menuntut kompensasi ganti rugi atas kutu yang datang ke rumah mereka.

"Kami inginnya ganti rugi berupa uang tidak cuma semprotan doang buat apa," tegasnya.

Silva mengaku, kutu datang ke rumahnya dan warga lainnya setiap hari dari pagi, siang hingga malam.

"Awalnya kutu datang cuma di 20 rumah tapi selanjutnya lebih dari segitu," tambahnya.

Ilustrasi kutu (global times)

Baca: Demo Jokowi End Game, Masyarakat Diimbau Tak Terhasut

Baca: Sebanyak 3.385 Personel Gabungan Dikerahkan untuk Kawal Demo ‘Jokowi End Game’

Menurut Silva, karena datang setiap hari, kutu yang ditimbulkan membuat pekerjaan baru di rumah, yakni membersihkan kutu-kutu tersebut.

Tidak hanya itu, kutu yang datang disebut menyebabkan gatal-gatal di sekujur tubuh.

"Bahkan ada yang masuk ke kuping anak-anak dan akhirnya luka karena mengeluarkan kutu sendiri tidak mampu untuk berobat," tuturnya.

Silva menyatakan, demo tersebut adalah yang kedua kalinya.

"Demo pertama kita gak ada yang ke luar dari Nutrindo kami akan terus demo sampai ada perjanjian yang jelas," pungkasnya.

Baca: Bentangkan Poster Saat Kunjungan Jokowi ke UNS, 10 Mahasiswa Diamankan, Pengacara Ungkap Alasannya

Baca: Mahasiswa UNS yang Bentangkan Poster saat Jokowi Datang ke Solo Akhirnya Dibebaskan

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya)

Lihat selengkapnya terkait aksi demonstrasi di sini



Editor: Natalia Bulan Retno Palupi

Berita Populer