Menurut Kapolres Intan Jaya AKBP Sandi Sultan, telepon seluler (ponsel) milik pilot yang membawa pesawat tersebut masih aktif.
"HP pilot masih aktif, hanya ditelepon tidak diangkat. Semoga saja pilot dan krunya semua masih hidup, itu harapan kami," kata Sandi, Rabu.
Diketahui, pesawat Rimbun Air PK OTW yang dipiloti oleh Mirza dan Fajar sebagai kopilot hanya membawa Iswahyudi selaku teknisi.
Polisi juga mendapatkan sejumlah informasi yang masih simpang siur dari masyarakat tentang keberadaan pesawat berbadan kecil tersebut.
"Informasi masih simpang siur, apa dia ada di Homeyo atau di dekat bandara," ujar dia, mengutip dari Kompas.com.
Menurutnya, ada masyarakat di Distrik Homeyo yang mengaku sempat mendengar suara dentuman.
"Masyarakat Homeyo mengaku sempat mendengar suara ledakan, tapi informasi ini masih belum bisa dipastikan benar atau tidak," kata Sandi.
Baca: Kronologi Pesawat Rimbun Air Hilang Kontak di Intan Jaya Papua, Ditemukan Hangus Terbakar
Baca: Lokasi Dikuasai KKB Papua, Evakuasi Pesawat Rimbun Air Libatkan Tokoh Masyarakat dan Agama
Sementara itu, pesawat yang tengah membawa bahan bangunan itu lepas landas dari Bandara Nabire pada pukul 06.40 WIT.
Kontak terakhir antara pilot dan petugas Airnav Sugapa berlangsung pada 07.30 WIT.
Umumnya waktu tempuh penerbangan dari Nabire ke Sugapa sekitar 40 menit.
Bandara Bilorai Sugapa merupakan salah satu bandara di Papua yang berada di tepian jurang dan landasannya hanya sepanjang 600 meter.
Dengan demikian, hanya pesawat berbadan kecil yang bisa mendarat di lokasi tersebut.
Mengenal Pesawat Rimbun Air
Rimbun Air merupakan maskapai yang melayani pengiriman kargo yang berbasis di Kabupaten Fakfak, Papua Barat.
Dalam operasional layanan penerbangan kargo, Rimbun Air menggunakan pesawat DHC seri 6 yang diperuntukan untuk melakukan penerbangan kargo di seluruh wilayah Papua, mengutip dari TribunBisnis.com.
Tidak hanya itu, pesawat tersebut juga memiliki pesawat Boeing 737-300 Freighter dengan nomor registrasi PK-OTK.
Pesawat Rimbun Air ini diperuntukan bagi layanan penerbangan kargo, baik domestik maupun internasional.
Sementara itu, PT Rimbun Abadi Aviasi atau Rimbun Air berdiri sejak 2018 lalu, dan sebagai alat produksinya. perusahaan penerbangan ini menggunakan Pesawat DHC 6 – 400 Twin Otter.
Dengan fokus operasional di wilayah Pulau Kalimantan dan Pulau Papua, maskapai ini memiliki 15 unit pesawat DHC 6 - 400.
Baru-baru ini pesawat Rimbun Air dikabarkan hilang kontak di kawasan Bandara Sugapa, Papua.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan bahwa pesawat Rimbun Air dengan kode registrasi PK-OTW hilang kontak pada pukul 07.37 WIT.
Menurut Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati, pesawat Rimbun Air Cargo Seri Twin Otter 300 tersebut hilang kontak di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.
"Dari informasi yang kami dapat, pesawat tersebut melakukan take off dari Kabupaten Nabire menuju Intan Jaya pukul 06.40 WIT dengan membawa muatan bahan bangunan," ucap Adita, Rabu (15/9/2021).
Kemudian pada pukul 07.30 WIT, Airnav Sugapa melakukan komunikasi terakhir dengan pilot Rimbun Air sebelum akhirnya hilang kontak.
Baca: Pesawat Rimbun Air Hangus Terbakar, Lokasi Jatuhnya Dikuasai Organisasi Papua Merdeka
Baca: Basarnas Kelas 1A Jayapura Lakukan Pencarian Pesawat Rimbun Air yang Diduga Jatuh di Intan Jaya
Pesawat Rimbun Air ditemukan dalam kondisi hangus terbakar, Rabu (15/9/2021).
Temuan pesawat Rimbun Air itu dipantau oleh helikopter carteran Satgas Elang.
Hal tersebut disampaikan Wadanyon Yonif Mekanis 521/DY dari Pos Intan Jaya Satgas Pamrahwan Yonif Mekanis 521/DY, Mayor Inf Edi Dipramono.
“Titiknya hanya 3,4 Km dari Bandara dan dari Pos Bilogai Satgas Yonif 501 hanya berjarak 2,2 Km,” kata Edi, Rabu (15/9/2021), seperti dikutip dari Tribun-Papua.com.
Edi menyebut lokasi ditemukannya pesawat Rimbun Air merupakan daerah yang dikuasai oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Zakius.
Dikutip dari Tribun-Papua, Kapolres Intan Jaya AKBP Andi Sultan menyebut tiga kru dalam pesawat ini diperkirakan tidak selamat.
Hal tersebut lantaran kondisi pesawat yang hancur.
Baca: Wanita Afghanistan Melahirkan di Pesawat Militer AS Saat Dievakuasi dari Kabul ke Jerman
Baca: Pesawat Rimbun Air PK OTW Tujuan ke Intan Jaya Dikabarkan Hilang Kontak Setelah 1 Jam Keberangkatan
Lihat selengkapnya terkait berita pesawat Rimbun Air di sini