Gamal Abdul Nasser

Penulis: Bangkit Nurullah
Editor: Febri Ady Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Mesir (1958-1970), Gamal Abdul Nasser.


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Gamal Abdul Nasser merupakan perwira militer Mesir yang berhasil menggulingkan pemerintahan Raja Farouk.

Gamal Abdul Nasser lahir di Baksos, Iskandariyah, Mesir, pada 15 Januari 1918.

Ayahnya berprofesi sebagai tukang pos sehinggga keluarganya ikut berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain mengikuti profesi dirinya.

Pada 1921, mereka pindah ke Asyut dan pada 1923 ke Khatatba, di sana ayah Nasser menjalankan sebuah kantor pos. (1)

Gamal Abdul Nasser ketika masih remaja. (wikipedia)

Baca: Mao Zedong

  • Pendidikan


Gamal Abdul Nasser masuk ke SD Nahhasin pada 1924.

Pada 1926 ibunya meninggal dunia dan ayahnya kemudian menikah lagi.

Gamal Abdul Nasser pun merasakan kesedihan di dalam dirinya.

Pada 1928 Gamal Abdul Nasser datang ke Iskandariyah untuk tinggal dengan kakek dari pihak ibunya dan masuk SD Attarin di kota itu.

Satu tahun kemudian ia pindah ke sekolah asrama swasta di Helwan.

Setelah selesai dari sekolah di Helwan itu, Gamal Abdul Nasser kembali lagi ke Iskandariyah.

Di sini ia melanjutkan pendidikannya ke SMP Ras el-Tin. (1)

Presiden Mesir Gamal Abdel Nasser disambut rakyat kota Alexandria saat mengumumkan mundurnya Inggris dari Mesir pada 1956. (Bibliotecha Alexandrina)

Baca: Musso

  • Pembentukan Free Officer


Mesir memperoleh kemerdekaan dari Inggris pada 1922.

Setelah konstitusi Mesir disahkan pada 1923, Inggris masih mengawasi pergerakan dan perkembangan Mesir, bahkan menetapkan gubernurnya di Mesir.

Sedikit banyak Inggris masih ikut campur tangan dalam urusan urusan pemerintahan Mesir yang dipimpin oleh Raja Fuad.

Sepeninggalnya Raja Fuad, Mesir dipimpin oleh Raja Farouk yang kala itu baru berusia 17 tahun.

Awalnya, keberadaan Farouk memimpin Mesir memberikan banyak harapan dan kebanggaan dari rakyat, yang percaya bahwa ia bisa menata Mesir dengan lebih baik.

Baca: Njoto

Namun, antusiasme rakyat tak dibarengi kinerja elemen pemerintahan.

Bahkan, pada 22 Agustus 1936 pemerintahan Farouk menjalin hubungan kerja sama dengan Inggris untuk menjaga keamanan.

Inggris pun menempatkan pasukan di wilayah Mesir.

Selain itu berbagai masalah seperti kriminialitas, penyimpangan dan korupsi pada jajaran pemerintah memicu situasi yang buruk di Mesir.

Tak sedikit pejabat pemerintahan yang menumpuk kekayaan dan aset untuk kepentingan pribadi.

P 1942 muncullah oposisi yang berasal dari sekelompok perwira militer membentuk sebuah badan dengan tujuan melakukan perubahan di Mesir.

Salah seorang perwira, Gamal Abdul Nasser, muncul dengan gagasan membentuk organisasi Free Officer (Perwira Bebas).

Setelah terbentuk, Free Officer kemudian masuk ke dalam divisi di setiap angkatan bersenjata Mesir.

Mereka bersama-sama menghimpun kekuatan untuk melawan pemerintahan.

Free Officer tidak berjuang sendirian, mereka bersama dengan organisasi Ikhwanul Muslimin untuk menentang pemerintah. (2)

Baca: Vladimir Lenin

  • Kudeta


Akhirnya, pada 23 Juli 1952 terjadi aksi besar-besaran yang dilakukan kelompok penentang pemerintah yang dipimpin oleh Gamal Abdul Nasser.

Para mahasiswa dan warga turut andil melakukan aksi menentang pemerintah dan bergabung dengan para perwira tersebut.

Akibat dari aksi itu muncullah kelompok militer yang pro dengan Raja Farouk dan militer yang menentang pemerintahan.

Kelompok pendukung Raja Farouk itu adalah pasukan yang menjadi pengawal kerajaan.

Dua kelompok itu akhirnya berperang dan dimenangkan oleh Free Officer.

Raja Farouk yang kalah kemudian dipaksa untuk mengubah Undang-Undang Dasar Mesir, membubarkan parlemen, dan mengusir pasukan Inggris.

Setelah itu pada 26 Juli 1952 Raja Farouk pergi dari Mesir dan jabatannya telah hilang.

Sepeninggal Raja Farouk, Mesir dipimpin Dewan Transisi yang dipimpin Muhammad Naguib, Aly Maher Pasha, dan Soliman Hafiz Bey.

Dewan dibentuk untuk mengisi kekosongan pemerintahan.

Pada Juni 1953, Muhammad Naguib pun didaulat sebagai Presiden Mesir dengan dukungan dari banyak kalangan dan pemerintah.

Satu tahun kemudian tepatnya pada 1954, Gamal Abdul Nasser muncul dari balik layar dan menyingkirkan Naguib dari kekuasaan.

Setelah itu ia mengukuhkan dirinya menjadi Presiden Mesir dan berkuasa hingga 28 September 1970. (2)

(TribunnewsWiki.com/Bangkit N)



Nama Gamal Abdul Nasser


Lahir Mesir,15 Januari 1918


Riwayat Karir Perwira militer dan Presiden Mesir 1958-1970


Sumber :


1. www.kompas.com/global/read/2021/07/23/131515770/23-juli-dalam-sejarah-gamal-abdul-nasser-pimpin-kudeta-mesir-1952?page=all
2. id.wikipedia.org


Penulis: Bangkit Nurullah
Editor: Febri Ady Prasetyo

Berita Populer