Monumen Tugu Agil Kusumodiyo

Penulis: Bangkit Nurullah
Editor: Febri Ady Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Monumen Tugu Agil Kusumodiyo, Blora, Jawa Tengah.


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Monumen Tugu Agil Kusumodiyo yang terletak di Blora merupakan monumen yang dibangun untuk memperingati gugurnya AKBP Agil Kusumodiyo.

AKBP Agil Kusumodiyo merupakan Kapolwil Pati.

Ketika terjadinya peristiwa Madiun 1948, ia diculik dan dipaksa oleh PKI untuk menandatangani surat pernyataan mendukung gerakan PKI.

Namun, pucuk pimpinan Polri di wilayah eks Karesidenan Pati itu tidak mau sehingga ia pun akhirnya gugur di kawasan monumen itu.

Jenazahnya ditemukan terikat di pohon jati dan terdapat luka tembakan pada tubuhnya. (1)

Polres Blora, TNI Kodim 0721, Pemkab Blora, Forkopimcam Randublatung dan jajaran Perhutani Blora sedang berada di Monumen Tugu Agil Kusumodiyo. (perhutani.co.id)

Baca: Tugu Bhayangkara Blora

  • Peringatan


Untuk mengenang peristiwa gugurnya Agil Kusumodiyo, biasanya TNI, Polri Blora, pemerintah atau masyarakat setempat mengadakan kegiatan di kawasan monumen tersebut pada hari-hari tertentu.

Misalnya, Polres Blora, Kodim 0721 Blora, dan pemerintah setempat mengadakan ziarah dan tasyakuran di Monumen Agil Kusumodiyo pada saat Hari Bhayangkara pada 2020.

Selain itu acara serupa dilakukan oleh Ansor Banser Blora.

Mereka mengadakan upacara kemerdekaan Republik Indonesia pada 2021 di Monumen Tugu Agil Kusumodiyo. (2) (3)

Baca: Tugu Jong Soematra

  • Lokasi


Monumen Tugu Agil Kusumodiyo terletak di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Monumen ini tepatnya berada di kawasan hutan di Petak 112, Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Jati Kusumo, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kedungkambu, KPH Randublatung, Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah. (4)

(TribunnewsWiki.com/Bangkit N)



Nama Monumen Tugu Agil Kusumodiyo


Arti Mengenang gugurnya Agil Kusumodiyo


Lokasi Kabupaten Blora, Jawa Tengah


Sumber :


1. issuu.com
2. sigijateng.id
3. suarabaru.id


Penulis: Bangkit Nurullah
Editor: Febri Ady Prasetyo

Berita Populer