Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM – Alice In Wonderland Syndrome adalah kondisi yang menyebabkan adanya perubahan persepsi dan disorientasi.
Penderita sindrom Alice in Wonderland biasanya merasa tubuhnya merasa lebih kecil atau lebih besar, serta merasa letak suatu benda menjadi lebih jauh atau lebih dekat.
Alice In Wonderland Syndrom juga disebut dengan sindrom Todd, karena seorang ahli psikiatri yang bernama Dr. John Todd pada tahun 1950-an yang mengidentifikasi sindrom ini.
Utamanya sindrom ini menyerang anak-anak, orang yang bertumbuh dewasa atau bahkan tetap dialami oleh seseorang yang sudah menginjak usia dewasa.
Baca: Sindrom Geriatri
Penyebab
Menurut healthline, belum dapat dipastikan penyebab terjadinya sindrom ini, namun berikut ini adalah beberapa kemungkinan kondisi yang dapat menjadi penyebab terjadinya Alice In Wonderland Syndome: (1)
- Sakit kepala, seperti migrain
- Gangguan pada otak, seperti stroke atau tumor otak.
- Penyakit infeksi, seperti mononukleosis atau herpes simpleks.
- Stres.
Baca: Sindrom FOMO
- Gangguan kejiwaan, seperti depresi.
- Epilepsi.
- Efek samping obat-obatan.
- Genetik atau riwayat keluarga
Dari berbagai penyebab di atas, migrain diyakini menjadi penyebab umum Alice In Wonderland Syndrome pada orang dewasa.
Sedangkan pada anak-anak, kondisi ini sering disebabkan oleh penyakit infeksi.
Baca: Sindrom Turner
Gejala
Gejala Alice In Wonderland Syndrome berlangsung selama beberapa menit hingga beberapa jam, serta bisa berulang.
Beberapa gejala yang dapat dirasakan oleh penderita sindrom Alice in Wonderland adalah: (2)
- Bagian tubuh atau benda-benda di sekitar terlihat lebih besar, lebih kecil, lebih jauh, atau lebih dekat dari kondisi aslinya.
- Mengalami sakit kepala seperti migrain
Baca: Sindrom Cutis Laxa
- Tidak stabilnya kontrol anggota badan atau hilangnya koordinasi
- Waktu seperti berjalan lebih cepat atau lebih lambat dari seharusnya
- Sering mendengar bunyi aneh atau bising yang tidak tahu asalnya.
Penanganan
Cara terbaik untuk mengatasi gejala sindrom ini adalah dengan menangani faktor-faktor penyebabnya, seperti: (3)
- Menerapkan gaya hidup yang sehat dan mengatur pola makan
Baca: Sindrom Reye
- Segera mengobati infeksi yang terjadi
- Melakukan meditasi dan terapi relaksasi untuk mengendalikan stres
- Segera beristirahat atau menunggu hingga gejala membaik apabila sedang kambuh
- Mengobati sakit kepala atau migrain
Baca: Sindrom Prader Willi