Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM – Tubagus Syailendra merupakan Co-Founder & CEO dari startup lokal bernama Chickin Indonesia.
Chickin Indonesia sendiri masuk dalam PT Sinergi Ketahanan Pangan.
Perusahaan tersebut bergerak di bidang industri peternakan, teknologi produksi dan b2b retail ayam.
Perusahaan tersebut memiliki tiga produk yaitu Broiler CHM, Chickin Fresh dan Chickin Apps.
Tubagus sendiri merupakan almunus Universitas Brawijaya mengambil studi Hubungan Internasional pada tahun 2016.
Melalui linkedin miliknya, ia mendapat beasiswa untuk belajar di Huazhong University of Science and Technology China program studi Ekonomi. (1)
Baca: Eben Burgerkill
Biografi
Sebelumnya, Tubagus merupakan lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 22 Jakarta.
Di sana ia mengikuti organisasi Futsal SMAN 22 Jakarta.
Saat berada di bangku sekolah menengah atas, Tubagus telah menjalankan bisnis bernama MiMi Busana dan Busana Musli.
Bahkan, produknya telah diekspor hingga ke Amerika, Jerman dan Turki dan mendapatkan omzet mencapai Rp 30 juta per bulannya.
Kemudian pada tahun 2016, ia menjadi mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Brawijaya Malang.
Sebagai mahasiswa Unbra, ia juga mengikuti organisasi kegiatan pelatihan kewirausahaan pada tahun 2017.
Pada organisasi tersebut, ia menjadi Staff Networking Departement periode Januari 2017 – Desember 2017, dan menjadi Head of Networking Departement pada Desember 2017.
Kegiatan itu bernama Enterpreneurship Day dan diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (FISIP UB)
Kegiatan tersebut diadakan pada 25 Maret 2017 lalu di Auditorium Nuswantara Lantai 7 Gedung B FISIP UB.
Pada akhr acara, Tubagus memenangkan penghargaan Enterpeneurship Award yang diadakan oleh FISIP UB itu.
Pada tahun 2018, ia berhasil meraih medali perak dalam ajang International Exhibition World Invention and Innovation Forum.
Ajang tersebut diadakan oleh International Federation of Inventors Association di Guangzhou, China pada 12-15 September 2018.
Lomba yang diikuti oleh 44 negara, termasuk Indonesia itu berbetuk Exhibition dari Invention yang dibuat dalam bentuk prototype.
Bersama timnya yang berasal dari Teknik Elektro, Fakultas Ekonomi Bisnis, Fakultas Ilmu Komputer dan Fakultas Pertanian, Tubagus membuat prototype dari jurnal penelitian penemuan energi listrik yang dapat dihasilkan dari Feces.
Lantaran jurnal tersebut hanya sebatas teori, maka mereka mendesain dan membuat alatnya sekaligus memberi inovasi dengan pengembangan aplikasi sebagai media untuk mengatur voltage dari listriknya.
Pada tahun yang sama, Tubagus terpilih menjadi Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Fakutas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya 2019 pada 24 Oktober 2018 silam.
Pemilihan tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa BEM FISIP UB, yang juga merupakan sebuah program kerja.
Selain menjadi Founder MiMi Outwear pada Mei 2015 – Agustus 2018, Tubagus juga menjadi Founder Up & Up Space (Januari 2018 – Juni 2019).
Sudah banyak pengalaman kerja yang ia dapatkan, termasuk menjadi Co-Founder & CEO Chickin PT Sinergi Ketahanan Pangan pada tahun 2020. (1)(2)(3)(4)
Baca: Aidun Sastra Utami
Pengalaman
-Co-Founder & CEO (Juni 2020 – sekarang)
-Founder & Commisioner (September 2020 – sekarang)
-Founder & CEO (Maret 2017 – September 2020)
-Breakthrough Leadership Project (Desember 2020 – Maret 2021)
-Young Leaders untuk Indonesia Foundation (2020 – Maret 2021)
-Indonesian Chamber of Commerce and Industry (KADIN) (Juni 2019 – Januari 2020)
-President Director (Desember 2018 – Januari 2020)
-Vice President of Networking Department (Desember 2017 – Desember 2018)
-Community Relations Specialist (Desember 2016 – Desember 2017)
Founder (Janurari 2018 – Juni 2019)
Founder (Mei 2015 – Agustus 2018) (1)
Baca: Aulia Rachmat
Baca: Firman Djafar