Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Museum Cual Ishadi merupakan museum khusus yang menyimpan berbagai jenis kain Cual kuno, terletak di Kepulauan Bangka Belitung.
Pendirian museum ini diprakarsai oleh Abdul Hadi Muchtar, yang mana menerima hasil keputusan pendirian museum dari pemerintah daerah Provinsi Bangka Belitung di gedung DPR RI pada 21 November tahun 2000.
Kain yang menjadi koleksi di museum ini berasal dari koleksi Demang Abdur Rachman Rejab yang merupakan kakek dari Muchtar.
Pembangunan Museum Cual Ishadi dimulai pada 26 Oktober 2015 kemudian peresmiannya dilakukan pada tanggal 15 Agustus 2017 oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung kala itu, Erzaldi Rosman Djohan.
Sedangkan hak milik dan hak pengelolaan Museum Cual Ishadi ini dimiliki oleh Yayasan Ishadi Cual.
Lokasi Museum Cual Ishadi yakni di Jalan Ahmad Yani Nomor 44, Batin Tikal, Taman Sari, Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung. (1)
Baca: Museum Balai Budaya Batak Arjuna
Baca: Museum Kota Tebing Tinggi
Koleksi
Di Museum Cual Ishadi, pengunjung tidak hanya dimanjakan dengan berbagai pajangan tenun cual, akan tetapi juga dapat melihat langsung proses pembuatan kain tersebut.
Selain itu, di museum ini juga terdapat tiga lembar kain cual yang usianya mencapai 200 tahun.
Beberapa motif kain cual yang dipamerkan di museum ini diantaranya motif Naga Bertarung, Kecubung, dan Kembang China.
Ketiga motif etrsebut secara nasional telah terdaftar sebagai warisan budaya tak benda. (2)
Baca: Museum Purna Bhakti Pertiwi
Baca: Museum Istana Asserayah El Hasyimiah (Istana Siak)
Fasilitas
Selain menyimpan berbagai koleksi kain cual yang dapat dilihat oleh para pengunjung, museum ini juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang.
Fasilitas tersebut seperti cafe tempat bersantai para pengunjung hingga tersedia pusat penjualan produk-produk kain khas Babel dan souvenir lainnya.
Kain cual bisa diperoleh pengunjung di outlet Ishadi Kain Cual, dengan harga mulai dari Rp 65 ribu hingga Rp 18 juta.
Sementara souvenir yang dijual memiliki harga mulai dari Rp 25.000 sampai Rp 150.000. (2)
Baca: Museum DPR RI
Baca: Museum Perjuangan Rakyat Jambi