Sai (Rukun Haji dan Umrah)

Penulis: Bangkit Nurullah
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Jemaah sedang melakukan Sa'i dari Shafa ke Marwah


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sa'i merupakan salah satu rukun yang ada di ibadah haji dan umrah.

Kata "Sa'i" ini bisa diartikan sebagai berjuang atau berusaha.

Dalam arti sedikit luas, Sa'i ini bisa juga diartikan sebagai perjuangan hidup yang di lalui manusia.

Hal ini karena adanya Sa'i dalam rukun haji dan umrah tak lepas dari kisah perjuangan Siti Hajar dan Nabi Ismail. (1)

Bukit Shafa dan Marwah (Dok. Safa Daneshvar)

Baca: Shafa dan Marwah

  • Sejarah


Adanya Sai di dalam rukun ibadah haji dan umrah erat kaitannya dengan kisah Siti Hajar dan Nabi Ismail.

Kisah itu terjadi ketika Nabi Ibrahim diperintah Allah swt untuk meninggalkan istrinya, Siti Hajar serta putranya yang bernama Nabi Ismail di gurun dan tandus Makkah.

Ketika Nabi Ibrahim telah pergi, Siti Hajar hidup hanya mengandalkan bekal yang ditinggalkan oleh Nabi Ibrahim.

Seiring berjalannya waktu, bekal itu pun semakin menipis dan akhirnya habis.

Nabi Ismail yang saat itu masih bayi pun menangis karena haus.

Siti Hajar yang melihat anaknya menangis pun akhirnya berusaha untuk mencarikan air.

Ia berlarian dari bukit Shafa dan Marwah sampai tujuh kali.

Hingga kemudian kejadian yang tak terduga ialah air itu muncul dari hentakan kaki putranya, Nabi Ismail yang masih bayi itu.

Siti Hajar yang melihatnya langsung berkata "Zam-Zam" yang artinya berkumpul.

Hingga kemudian, peristiwa ini dijadikan rukun ibadah haji dan umrah yang bernama "Sa'i". (2)

Jemaah sedang melakukan Sa'i di kawasan Shafa dan Marwah (ihram)

Baca: Hijir Ismail

  • Pelaksanaan


Sa'i ini dilakukan dengan cara lari-lari kecil yang dimulai dari bukit Shafa ke bukit Marwah sebanyak tujuh kali.

Namun dalam praktiknya ada beberapa ketentuan yakni, ketika mulai sebaiknya dimulai dengan cara langkah-langkah biasa sampai melintasi Bathnul Waadi yang ditandai dengan lampu hijau pertama.

Setelah melewati lampu hijau pertama, jemaah pria disunahkan untuk berlari-lari kecil dan jemaah wanita berjalan cepat hingga lampu hijau kedua.

Usai melintasi lampu hijau kedua, jemaah kembali berjalan seperti biasa.

Ketika sampai di bukit Marwah jemaah hendaknya naik ke bukit seperti halnya ketika berada di bukit Shafa dan kemudian berdoa.

Perjalanan dari Shafa ke Marwah ini dihitung satu kali, dan begitu juga ketika dari Marwah ke Shafa dihitung satu kali.

Sehingga ketika jemaah dari Shafa ke Marwah, kemudian dari Marwah ke Shafa maka hal itu dihitung dua kali.

Setelah melakukan sebanyak tujuh kali maka Sa'i telah selesai.

Dan bagi jemaah haji dan umrah yang sakit ketika Sa'i bisa naik kursi roda. (3)

(TribunnewsWiki.com/Bangkit N)



Nama rukun haji dan umrah Sa'i


Aktivitas Lari-lari kecil dari bukit Shafa ke bukit Marwah


Sumber :


1. hasuna.co.id
2. alindrahaqeem.co.id


Penulis: Bangkit Nurullah
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer