Perjanjian Aqabah

Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ilustrasi kaum muslim melakukan hijrah


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Perjanjian Aqabah atau dikenal Bai'at Aqabah adalah perjanjian antara Rasulullah SAW dengan penduduk Yatsrib.

Peristiwa ini dilakukan oleh suatu kelompok Yatsrib yang bersedia memeluk agama Islam di hadapan Rasulullah SAW.

Perjanjian pertama dilaksanakan pada tahun 12 H dan dilanjutkan dengan perjanjian kedua pada tahun 13 H.

Setelah melaksanakan Bai'at, Rasulullah saw mengganti nama kota Yatsrib menjadi Madinah.

Peristiwa ini terjadi saat Rasulullah saw hijrah dari Makkah ke Madinah. (1) 

Baca: Piagam Madinah

Ilustrasi belajar kitab suci, Al-Qur'an (pinterest)

  • Asal usul


Nama Aqabah diartikan sebagai jalur gunung yang bermakna sebuah jalur yang harus dilalui agar sampai ke puncak gunung.

Sedangkan Bai'at adalah ikrar yang harus dilaksanakan bagi sang pengikrar.

Islam menggunakan istilah ini untuk merujuk hal yang lebih luas, seperti penegakan pelaksanaan dan ajaran tata cara dalam agama Islam.

Hal ini disebut sebagai Bai'at Aqabah, karena perjanjia Aqabah dilakukan di tempat tersebut.

Lokasinya berada di antara Makkah dan Madina, jalur gunung sekitar lima kilo meter dari kota Makkah. (1)

Baca: Bani Khazraj

  • Penyebab


Penjanjian ini pertama kali dilakukan oleh suku Aus dan Khazraj yang ingin mempersatukan kedua suku tersebut.

Bahkan ketika perselisihan kedua suku itu masih bermusuhan, kelompok Yahudi akan mengambil kembali kedudukan kekuasaan di Yatsib.

Maka kedua suku tersebut memilih seseorang dari suku Khazraj untuk raja kedua suku ini.

Setelah kedua suku bersatu, terdapat beberapa perkembangan, seperti beberapa orang dari suku Khazraj ke Makkah saat musim haji.

Rombongan yang berisi enam orang ini bertemu dengan Rasulullah di bukit Aqabah yang tidak jauh dari kota Makkah.

Pada saat itu, suku Khazraj menanyakan perihal tuhan dan kepercayaanya dengan Rasulullah saw.

Rasulullah pun mengajak mereka untuk memeluk agama Islam dan bertauhid kepada Allah swt.

Setelah itu, pasukan suku Khazraj asal Yatsib kembali ke kampung halaman mereka.

Penyebaran agama islam pun semakin merebak di Yatsrib setelah kepulangan keenam orang tersebut. (1)

Baca: Ali bin Abi Thalib

  • Bai'at Aqabah Pertama


Bai'at pertama terjadi pada musim haji di tahun 12 H, saat itu suku Aus dan Khazraj bertemu dengan Rasulullah saw.

Rasulullah melakukan perjalanan dakwahnya dan membuat dua belas orang yang mendatanginya memutuskan untuk menjadi mualaf.

Tak sampai disitu, mereka juga melakukan perjanjian dengan Rasulullah saw.

Dari sinilah peristiwa ini dinamakan sebagai Bai'at Aqabah pertama.

Perjanjian pertama juga dikenal sebagai Bai'at Al-Anisa.

Dalam bahasa Indonesia disebut sebagai bai'at wanita, karena tidak terjadi peperangan penumpahan darah. (1)

Baca: Perang As Sawiq

  • Bai'at Aqabah Kedua


Perjanjian kedua disebut dengan perjajian Bai'at Al-Kubra.

Bai'at ini dilaksanakan saat musim haji pada tahun 13 tahun penduduk muslim Yatsrin kembali mengunjungi Makkah untuk beribadah.

Terdapat 73 jamaah dan 2 wanita menunaikan ibadah haji dan bertemu Rasulullah saw.

Mereka mendatangi beliau untuk menyampaikan pesan dan meminta untuk melakukan bai'at kedua.

Pada akhirnya perjanjian itu dilakukan di Mina tepatnya di lembah Aqabah pada malam 13 Dzulhijjah.

Saat itu, banyak kaum muslim di Yatrib yang bertambah, namun mereka masih diam-diam mengikuti dakwah Rasul.

Ketika malam tiba, mereka bergerak ke Aqabah dengan hati-hati saat kaum musyrik tertidur.

Rasulullah pun sudah tiba di Aqabah sebelum para muslimin Yastrib ke tempat yang sudah dijanjikan.

Rasulullah tidak datang sendirian melainkan ditemani pamannya, Al'Abbas bin Abdil Muthalib.

Pada saat itu, pamannya masih musyrik namun ingin memastikan keselamatan Rasulullah diantara penduduk Yatsrib.

Al'Abbas membuka upacara tersebut dan kemudian dilanjutkan Nabi Muhammad dengan menyerukan agama Allah. (1)

Baca: Khalid bin Walid

(Tribunnewswiki.com/ Husna)



Lokasi Lembah Aqabah


Tanggal Perjanjian Aqabah 12 H (Bai'at Aqabah I) dan 13 H (Bai'at Aqbah II)


Suku Suku Aus dan Khazraj


Sumber :


1. www.selasar.com/perjanjian-aqabah/


Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer