Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Masjid Sultan Ternate merupakan masjid peninggalan dari Kesultanan Ternate.
Masjid ini berada di Jalan Sultan Khairun, Kelurahan Soa Sio Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara.
Adanya masjid ini menjadi salah satu bukti keberadaan Kesultanan Islam pertama yang ada di Nusantara bagian timur.
Kesultanan Ternate sendiri mulai memeluk Islam ketika dipimpin oleh sultan ke-18 yang bernama Kolano Marhum.
Sultan Kolano Marhum memerintah mulai tahun 1465 hingga 1486 Masehi.
Ketika Sultan Kolano Marhum meninggal, dia digantikan oleh anaknya yang bernama Zainal Abidin yang menjadi raja mulai tahun 1486 hingga 1500 Masehi.
Di bawah kepimpinannya Islam menjadi semakin kuat di Kesultanan Ternate.
Bahkan, pada masa itu Zainal Abidin menetapkan agama Islam sebagai agama resmi kerajaan. (1)
Baca: Masjid Katangka
Sejarah
Masjid Sultan Ternate ini diperkirakan mulai dibangun pada masa kepemimpinan Sultan Zainal Abidin.
Ada juga yang mengatakan bahwa masjid ini mulai dibangun pada 1606 pada masa kepemimpinan Sultan Saidi Barakati.
Pada masa itu, Kesultanan Ternate menjadi kerajaan Islam yang kuat, bahkan bisa mengusir pasukan Portugis yang mulai datang ke Nusantara. (2)
Baca: Masjid Agung Sang Cipta Rasa
Arsitektur
Masjid Sultan Ternate dibangun dari susunan batu dengan bahan perekat dari campuran kulit kayu pohon kalumpang.
Masjid itu menggunakan bentuk segi empat dengan atapnya yang berbentuk tumpang limas.
Pada tiap-tiap tumpang limasnya penuh dengan terali-terali berukir. (3)
Baca: Masjid Rustem Pasha
Aturan
1. Masjid Sultan Ternate hanya digunakan untuk salat jemaah pria.
2. Jemaah pria yang salat di sini harus memakai celana panjang, tidak diperbolehkan memakai sarung atau yang lainnya.
3. Aturan yang ketiga adalah jemaah pria juga harus mengenakan penutup kepala baik itu peci atau kopiah. (4)