Informasi awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemandangan adalah surat kabar (koran) yang diterbitkan di Hindia Belanda atau Indonesia.
Penerbitan surat kabar itu terjadi pada tahun 1933-1958.
Koran tersebut menggunakan bahasa Indonesia.
Pemandangan juga menjadi surat kabar lokal yang diizinkan terbut selama penjajahan Jepang di Indonesia. (1)
Sejarah
Pada awalnya, Pemandangan dipimpin oleh Saeroen.
Koran pertamanya diterbitkan pada 8 April 1933.
Baca: Bhineka Tunggal Ika
Sayangnya penerbitan pertamanya itu tidak mampu menutupi biaya produksi.
Lalu, muncullah seorang pemilik perkebunan bernama R.H. Oene Djoenaidi yang turut menyumbang dana untuk surat kabat itu.
Berkat suntikan dana itulah, Pemandangan mampu menerbitkan koran pada masa itu.
Saeroen yang menjadi pimpinan kala itu juga ikut menulis editosial menggunakan nama pena Kampret.
Namun tulisannya disensor oleh pemerintah Hindia Belanda yang mengakibatkan surat kabar itu berhenti beroperasi pada 17-24 Mei 1940.
Setelah itu, Pemandangan mulai bangkit kembali dan menjadi satu-satunya surat kabar yang tidak masih aktif menerbitkan berita.
Baca: Bela Negara
Kala itu Pemandangan juga bersaing dengan surat kabar lainnya, seperti Asia Raya.
Asia Raya merupakan koran terbitan Jepang.
Pada 1953, Pemandangan mendapat tuduhan membocorkan rahasia nasional terkait gaji pegawai negeri sipil dan investasi asing ke-21 perusahaan.
Asa Bafaqih yang masa itu menjabat sebagai pemimpin pun bertanggung jawab penuh atas dugaan tersebut dan diadili sesuai hukum yang berlaku. (1)
Tokoh
- Saeroen
- Asa Bafaqih
Baca: Perjanjian Roem-Royen
- Mohammad Tabrani
- Soemanang Soerjowinoto (1)
Baca lengkap soal Ideologi Pancasila di sini