Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Utsman bin Affan merupakan khalifah ketiga pada masa Khulafaur Rasyidin.
Ia lahir pada 574 Masehi dari rahim seorang ibu bernama Arwa binti Kuriz bin Rabiah.
Keluarganya berasal dari Bani Umayyah.
Utsman adalah salah satu pengusaha yang kaya raya yang ada di Makkah.
Dia masuk Islam diajak oleh Abu Bakar Ash-Shidiq.
Baca: Umar bin Khattab
Setelah masuk Islam, ia banyak mengeluarkan harta bendanya untuk membantu perjuangan Islam.
Ketika Perang Tabuk terjadi, Utsman memberikan 950 ekor unta, 70 ekor kuda dan 1.000 dirham.
Harta yang dikeluarkan olehnya itu setara dengan sepertiga biaya perang tersebut.
Selain itu, ketika musim kekurangan air, Utsman membeli sumur milik pria dari suku Ghifar dengan harga 35.000 dirham.
Kemudian sumur itu digunakan untuk kepentingan umat Islam.
Ketika musim paceklik pada masa pemerintahan Abu Bakar, Utsman juga memberikan gandum kepada masyarakat miskin untuk meringankan beban hidup mereka.
Gandum-gandum itu diangkut oleh 1.000 ekor unta. (1)
Baca: Abu Bakar Ash-Shiddiq
Pernikahan
Utsman menikah dengan dua putri Nabi Muhammad saw. yang bernama Ruqayah dan Ummu Kultsum.
Karena pernikahan itu, Utsman bin Affan dijuluki "Dzunnurain" yang artinya memiliki dua cahaya. (2)
Baca: Umar Mukhtar
Menjadi Khalifah
Utsman bin Affan naik menjadi khalifah menggantikan Umar bin Khattab pada 23 Hijriah atau 644 Masehi.
Di bawah kepemimpinannya, ia membangun armada angkatan laut untuk perluasan wilayah dan memperkuat pertahanan negara.
Wilayah kekuasaan Islam saat itu mencapai tiga benua, yakni Afrika, Asia, dan Eropa.
Di Afrika wilayah yang telah ditaklukan di antaranya Barqah, Tripoli Barat, dan bagian selatan negeri Nubah.
Kemudian wilayah Asia yang telah takluk adalah Armenia, Tabaristan, Amu Daria, negeri-negeri Balkha, Harah, Kabul, dan Haznah di Turkistan.
Wilayah Eropa yang telah takluk adalah Cyprus.
Untuk mengurus wilayah kekuasannya itu, Utsman bin Affan membaginya menjadi 10 provinsi dan masing-masing dipimpin oleh gubernur.
Kebijakan lain yang diambil olehnya adalah membukukan Alquran.
Pada masa pemerintahannya, rakyat Islam hidup dalam kemakmuran.
Mereka bahkan bisa menunaikan haji berkali-kali. (3)
Baca: Umar bin Abdul Aziz
Akhir Pemerintahan
Utsman bin Affan menjadi khalifah selama 2 periode dari 644-655 Masehi atau 23-35 Hijriah.
Total 13 tahun ia memimpin umat Islam.
Akan tetapi, pada periode keduanya banyak terjadi perselisihan karena ia banyak memberikan jabatan-jabatan pada pemerintahan kepada keluarganya (Bani Umayyah).
Hal ini akhirnya memicu protes dari umat Islam.
Selain itu, dampak lain yang terjadi adalah dia menjadi lemah di dalam pemerintahan karena tidak bisa berbuat banyak untuk keluarganya.
Puncaknya, pada 655 Masehi, 1.500 orang datang ke Madinah untuk unjuk rasa atas kebijakan yang diambil Utsman.
Karena unjuk rasa itu tidak ditanggapi, akhirnya mereka pun melakukan pemberontakan.
Akibatnya, rumah Utsman dikepung dan ia didesak untuk mundur dari jabatannya sebagai khalifah.
Kemudian salah satu pemberontak bernama Al-Gafiqi berhasil masuk ke rumah Utsman dan membunuhnya.
Utsman bin Affan tutup usia pada 20 Mei 656 Masehi pada usia 82 tahun. (4)