Informasi awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ir. H. Raden Djuanda Kartawidjaja lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat pada 14 Januari 1911.
Ia merupakan anak pertama dari pasangan Raden Kartawidjaja dan Nyi Monat.
Kala itu, ayahnya menjabat sebagai guru di Hollandsch Inlansdsch School (HIS).
Djuanda Kartawidjaja dikenal sebagai Perdana Menteri Indonesia ke-10 pada periode 1957-1959.
Ia juga menjadi salah satu Pahlawan Nasional Indonesia berkat pengabdiannya bagi negara.
Baca: Raihan Fahrizal
Pendidikan
Djuanda Kartawidjaja mengeyam pendidikan dasarnya di Hollandsch Inlansdsch School (HIS).
Di sekolah itu pula, sang ayah menjabat sebagai guru.
Kemudian, ia melanjutkan pendidikannya di Eropa Europesche Lagere School (ELS).
Djuanda tamat dari ELS pada tahun 1924.
Ia pun melanjutkan sekolahnya di Hoogere Burgerschool te Bandoeng (HBS).
HBS terletak di Kota Bandung, Jawa Barat.
Djuanda juga mengenyam pendidikan di perguruan tinggi yakni di Technische Hoogeschool te Bandoeng (THS) dengan mengambil jurusan teknik sipil.
Baca: Huang Hua
Djuanda sukses menyelesaikan masa pendidikannya pada tahun 1933 silam.
Selain dikenal pintar, Djuanda juga aktif dalam berorganisasi.
Ia masuk dalam organisasi bernama Paguyuban Pasundan dan menjadi anggota Muhammadiyah. (1)
Riwayat Karier
- Menteri Keuangan Indonesia ke-11 (1959-1962)
- Menteri Pertahanan Indonesia ke-11 (1957-1959)
- Perdana Menteri Indonesia ke-10 (19557-1959)
- Menteri Pekerjaan Umum Indonesia ke-5 (1948-1949)
- Menteri Perhubungan Indonesia ke-3 (1946-1949) (2)
Baca: Son Bo Seung
Deklarasi Juanda
Djuanda Kartawidjaja menjadi pencetus adanya Deklarasi Juanda.
Deklarasi Juanda dilakukan pada tanggal 13 Desember 1957.
Berikut isi dari Deklarasi Juanda:
- Indonesia dengan tegas menyatakan sebagai negara kepulauan yang memiliki beranekaragam perbedaan dan corak tersendiri
- Kepulauan Nusantara selalu menjadi satu kesatuan (3)
Baca: Doni Salmanan
Penghargaan
- Pahlawan Nasional Indonesia (4)
Baca lengkap soal Pahlawan Nasional di sini