Museum Mevlana

Penulis: Bangkit Nurullah
Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Museum Mevlana, Konya Turki


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Museum Mevlana merupakan museum yang dibangun di kompleks makam Jalaluddin Rumi pada 2 Maret 1927.

Bangunan dari museum ini berbentuk kerucut dari keramik berwarna turquoise (hijau kebiruan) yang di apit kubah-kubah bundar lainnya.

Nama museum ini berasal dari tokoh Sufi yang dihormati di Turki yang bernama Jalaluddin atau yang dikenal juga dengan Mevlana.

"Mevlana" ini ialah gelar Rumi yang diberi oleh para pengikutnya.

Museum yang terletak di Kota Konya, Anatolia Turki ini selain menyimpan peninggalan-peninggalan Rumi, juga menyimpan benda-benda dari Dinasti Turki Usmani.

Para pengunjung yang datang ke sini harus melepas alas kaki dan menutupi telapak kakinya dengan kantong plastik.

Aturan ini dibuat untuk menjaga kebersihan di dalam kompleks makam. (1)

Tarian Sufi (tourketurki.com)

Baca: Dinasti Turki Usmani

  • Koleksi


Di Museum Mevlana terdapat berbagai koleksi benda-benda bersejarah seperti pakaian dan puisi-puisi Jalaluddin Rumi atau Mevlana, dan Alquran peninggalan Dinasti Turki Usmani.

Selain itu di sini juga terdapat alat-alat musik seperti flue dan baglama, kain-kain sajadah serta kotak yang isinya adalah rambut Nabi Muhammad SAW. (2)

Museum Mevlana, Konya Turki (Dok. suryahardhiyana)

Baca: Museum Batak Balige

  • Lokasi dan Jam Operasional


Lokasi

Museum Mevlana terletak di Aziziye Mah, Mevlana Cd. No:1, 42030 Karatay/Konya, Turki

Jam opersional

Museum ini buka setiap hari mulai pukul 09.00-16.40. (3)

(TribunnewsWiki.com/Bangkit N)



Nama Museum Mevlana


Lokasi Aziziye Mah, Mevlana Cd. No:1, 42030 Karatay/Konya, Turki


Jam Operasional Buka setiap hari mulai pukul 09.00-16.40


Didirikan 2 Maret 1927


Sumber :


1. www.tourketurki.com/museum-mevlana-jalaluddin-rumi-di-konya-turki-terkenal-akan-tarian-sufi/
2. www.priyadiabadi.com/mengenal-rumi-di-museum-mevlana-turki/


Penulis: Bangkit Nurullah
Editor: Archieva Prisyta
BERITA TERKAIT

Berita Populer