Perang Salib

Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Perang Salib


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM- Perang Salib merupakan sebutan peperangan pada abad ke-11 Masehi di kawasan Eropa dan Timur Tengah.

Terjadinya Perang Salib bukan adanya konflik agama, namun hakikatnya pertarungan terjadi karena perebutan kekuasaan antara Byzantium Romawi Timur dan kaum muslimin. (1) 

Paus Urbanus II adalah pencetus Perang Salib pada tahun 1095 dalam sidang Konsili Clermont.

Saat itu, ia mengimbau para hadirin untuk angkat senjata membantu Kaisar Romawi Timur melawan orang Turki Seljuk serta melakukan ziarah bersenjata ke Yarusalem.

Seluruh masyarakat Eropa Barat menyetujui imbauan tersebut dengan penuh semangat.

Melalui pengikraran di muka umum, para sukarelawan diangkat menjadi anggota Laskar Salib.

Empat negara baru yang diasaskan Laskar Salib, yakni Outremer atau negara kabupaten Edessa, negara Kepangeranan Antiokhia, negara Kerajaan Yarusalem, dan negara Kabupaten Tripoli.

Namun, pada akhirnya Laskar Salib terdesak untuk mundur di Tanah Suci selama dua abad.

Kota terakhir Laskar Salib adalah Akko, kota yang direbut kaum muslim pada tahun 1291. (2) 

Baca: Zahir Baibars

Ilustrasi Perang Salib (islam.nu.or.id)

  • Pecahnya Perang Salib


Latar belakang pecahnya Perang Salib, yaitu:

1. Hilangnya kebebasan di masyarakat Kristen dalam keamanan untuk beribadah di tanah suci Yarussalem.

2. Adanya batasan beribadah pada umat Kristen yang diterapkan oleh Bani Saljuk.

3. Bani Saljuk mengancam eksistensi dan menguasai wilayah penting di Asia Kecil dari Konstantinopel.

4. Byzantium Romawi Timur ini mempertahankan penguasaan ekonomi perdangan di Timur Tengah. (1)

Baca: Rufaidah Al-Aslamiyah

  • Pembagian Periode Perang Salib


Pada tahun 1096-1279 Masehi, Perang Salib berlangsung menjadi tiga periode, yaitu:

- Perang Salib I (1096-1144 Masehi)

- Perang Salib II (1144-1187 Masehi)

- Perang Salib III (1189-1192 Masehi)

- Perang Salib IV (1219-1291 Masehi). (1)

Baca: Perang Khandaq

Ilustrasi Perang Salib (dutademokrasi.com)

  • Kampanye Perang Salib I


Pada 1096 Masehi, Perang Salib I dimulai dari kampanye dan propaganda Paus Urbanus II dan Peters Amin.

Dalam kalangan keuskupan agung, mereka aktif untuk berkampanye.

Keberhasilan kampanye ini pada 1095, berhasil mengumpulkan tentara sebanyak 150.000 yang bersal dari Perancis dan Normandia.

Mereka berangkat menuju Konstantinopel dan kemudian akan menaklukan Palestina. (1)

Baca: Perang Khandaq

  • Hasil Perang Salib I


Kemangangan Perang Salib I yang dipimpin oleh Godfrey, Behemond, dan Raymond mendapatkan hasil kemenangan yang besar.

Hasil keberhasilan ini, yaitu menaklukan Nicea dan menguasai Edessa (Turki) pada 1908.

Selain itu, mereka juga mendirikan pusat pemerintahan tentara salib bernama County Edessa (Kerajaan Latin I) serta mengangkat Baldwin sebagai raja.

Tentara Salib tidak hanya berhenti sampai di Edessa. Mereka kembali melakukan penaklukan di kawasan Timur Tengah dan mendirikan tiga kerajaan Latin, yaitu:

- Kerajaan Latin II di Anotiokia (1098 Masehi) yang dipimpin oleh raja Behemond

- Kerajaan Latin III di Baitul Maqdis (1099 Masehi) yang dipimpin oleh raja Godfrey

- Kerajaan Latin IV di Tripoli (1099 M) yang dipimpin oleh raja Raymond. (1)

Baca: Perang Tabuk

(Tribunnewswiki.com/ Husna)



Nama Perang Salib


Tahun Abad ke-11 Masehi


Lokasi pertempuran Kawasan Eropa dan Timur Tengah.


Sumber :


1. www.kompas.com/skola/read/2020/11/26/142806569/sejarah-perang-salib-i-1096-1270
2. id.wikipedia.org


Editor: Archieva Prisyta
BERITA TERKAIT

Berita Populer