Saat tiba di sebuah gedung, Tito Karnavian tak menyadari ada Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo turut menyambut kedatangannya di depan pintu masuk.
Mantan Kapolri itu hanya menyadari ada Bupati Kendal, Dico Ganinduto.
Alhasil, Tito pun hanya menyapa Dico dan melakukan tos dengan beradu siku.
Baca: Ganjar Pranowo
Baca: Tito Karnavian
Ganjar Pranowo pun dilewatkan oleh Tito.
Hal ini lantaran Ganjar Pranowo mengenakan sebuah pakaian adat sehingga Tito Karnavian tak mengenali orang nomor satu di Jawa Tengah tersebut.
Apalagi ditambah dengan memakai masker.
Baca: Mendagri Tegur Keras 19 Kepala Daerah, Sebut Dana Penanganan Covid-19 Tak Sepenuhnya Terserap
Baca: Ganjar Tanggapi Wacana Perpanjangan PPKM Darurat: Jika Polanya seperti Ini, Masyarakat Berat
Kejadian tersebut diketahui dari video yang diunggah di kanal YouTube milik Ganjar Pranowo.
Dalam sambutannya, Tito Karnavian menyampaikan permohonan maaf karena tak menyapa Ganjar.
Tito mengira Ganjar Pranowo adalah Mas Mbak Jateng yang disiapkan oleh Pemkab Kendal untuk menyambut dirinya.
"Pertama-tama saya ucapkan terima kasih banyak atas penyambutan hari ini. Saya mohon maaf betul tadi waktu berdiri masuk yang saya perhatikan hanya Bupati," ujar Tito, dikutip TribunnewsWiki.com dari kanal YouTube Ganjar Pranowo.
"Sebelahnya Bupati ada yang pakai seragam adat, saya pikir itu adalah kalo di Jakarta namanya Abang None Jakarta, saya pikir ini tadi abangnya Kabupaten Kendal," tutur Tito.
"Kalo di sini istilahnya apa ya pak, di Jawa Tengah namanya apa ya?" tanya Tito kepada audiens.
"Mas Mbak," jawab audiens.
"Karena biasanya kan Kepala Daerah selalu kalo ada tamu datang itu dikasih pasangan itu. Saya pikir itu tadi," kata Tito.
Baca: Tak Tega jika PPKM Darurat Diperpanjang, Ganjar Pranowo: Harus Ada Cara yang Soft
Baca: Mendagri Tito Karnavian: Vaksin Bukan Obat untuk Menyembuhkan Orang dari Covid-19
Tito mengatakan baru sadar saat dirinya ke toilet bahwa orang yang mengenakan baju adat tersebut adalah Ganjar
"Sampai saya ke toilet baru ngeh ini Mas Ganjar," kata Tito.
Tito sendiri megakui bahwa Ganjar masih cocok mengenakan pakaian adat tersebut dan dinilai masih layak untuk menjadi Mas Mbak Jateng.
Dia bahkan memuji perawakan Ganjar yang tinggi dan juga awet muda.
"Tapi memang beliau cocok untuk jadi abangnya (Mas Mbak Jateng), jangankan kelas Kendal mungkin kelasnya Jawa Tengah masih cocok. Beliau itu awet muda, ganteng, (dan) tinggi," kata Mendagri Tito Karnavian.
Ganjar yang duduk di sebelah Tito pun tampak tertawa malu dan mengangguk-angguk saat Tito mengira dirinya Mas Mbak Kendal.
(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)
Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini