Informasi awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Daun katuk ialah tumbuhan yang tersebar di Asia Tenggara.
Katuk memiliki nama ilmiah Sauropus androgynus.
Daun satu ini masuk ke dalam genus sauropus dalam suku phyllanthaceae.
Katuk juga memiliki nama lain, seperti mani cai (bahasa Tionghoa), cekur manis (bahasa Melayu), dan rau ngot (bahasa Vietnam).
Daun katuk memiliki beberapa manfaat, salah satunya ialah dapat memperlancar air susu ibu (asi). (1)
Kandungan
Daun katuk dikenal memiliki manfaat untuk memperlancar asi.
Hal tersebut lantaran kandungan yang ada di dalamnya.
Dalam 100 gram daun katuk mengandung 35 kalori dan nutrisi lainnya, seperti:
Baca: Minyak Zaitun
5–7 gram protein
1 gram lemak
1,8–2 gram serat
250 miligram vitamin C
190 miligram folat
1 miligram zinc
45 miligram kalium
120 miligram magnesium
170 miligram kalsium
2,7 miligram zat besi
Selain itu, daun katuk juga mengandung vitamin A, B kompleks, dan antioksidan, seperti polifenol, flavonoid, lutein, dan zeaxanthin.
Manfaat
Banyaknya kandungan nutrisi yang ada dalam daun katuk memiliki manfaat yang cukup banyak jika dikonsumsi.
Berikut beberapa manfaat daun katuk bagi kesehatan tubuh:
Baca: Biji Selasih
Terdapat kandungan vitamin C, A, dan antioksidan di dalam daun katuk.
Sehingga memiliki manfaat dapat meningkatkakn daya tahan tubuh.
Tak hanya itu, beberapa riset juga menunjukkan bahwa ekstrak daun katuk memiliki sifat antibakteri dan antijamur.
Produksi ASI dipengaruhi oleh hormon prolaktin dan oksitosin.
Sebuah penelitian menyatakan bahwa daun katuk terbukti dapat meningkatkan jumlah kedua hormon tersebut di dalam tubuh, sehingga dapat meningkatkan produksi ASI.
Beberapa riset menunjukkan bahwa salah satu manfaat daun katuk adalah menurunkan kadar gula darah dan menjaganya tetap stabil.
Dengan demikian, daun katuk baik dikonsumsi untuk melindungi tubuh dari risiko diabetes.
Obesitas adalah masalah kesehatan ketika penderitanya memiliki berat badan berlebih, akibat penumpukan jaringan lemak di dalam tubuh.
Ekstrak daun katuk dapat mengurangi pembentukan jaringan lemak, sehingga mencegah terjadinya obesitas.
Ekstrak daun katuk mengandung antioksidan serta efek antiradang dan antibakteri.
Berkat efek tersebut, ekstrak daun katuk diyakini dapat mempercepat proses pemulihan dan penyembuhan luka. (2)
Baca lengkap soal vaksin COVID-19 di sini