Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Stroberi merupakan salah satu jenis buah beri yang mudah ditemukan di Indonesia.
Seperti spesies lain dalam genus Fragaria, buah ini berada dalam keluarga Rosaceae.
Buah ini berwarna merah terang dan memiliki perpaduan rasa manis dan asam.
Selain dikonsumsi secara langsung, buah stroberi juga dapat diolah menjadi berbagai jenis produk makanan, seperti selai, sirop, dan kue.
Beragam kandungan nutrisi yang ada di dalam buah berwarna merah ini baik untuk kesehatan tubuh, mulai dari menjaga kesehatan jantung hingga mencegah kanker. (1)
Baca: Manggis (Garcinia mangostana)
Kandungan Gizi
Dilansir dari Food Data Central, dalam 100 gram buah strawberry memiliki kandungan sebagai berikut.
Air: 90,95 gr
Energi: 32 kcal
Karbohidrat: 7,68 gr
Vitamin C: 58,8 gr
Vitamin A: 1 mcg
Beta karotin 7 mcg
Vitamin E (alpha-tocopherol): 0,29 mg
Vitamin K: 2,2 mcg
Vitamin B6: 0,047 mg
Lemak total: 0,67 gr
Gula: 4,89 gr
Serat: 2 gr
Kalsium: 16 mg
Kalium: 153 mg
Zat besi: 0,41 mg
Magnesium: 13 mg
Fosfor: 24 mg
Zink: 0,14 mg
Riboflavin: 0,022 mg
Folat: 24 mcg
Kolin: 5,7 mcg (2)
Baca: Buah Gowok (Kupa)
Manfaat
Berkat kandungan nutrisinya yang beragam, ada beberapa manfaat stroberi yang dapat diperoleh dengan mengonsumsinya secara rutin, yaitu:
Stroberi merupakan salah satu jenis buah yang kaya akan serat prebiotik. Kandungan serat ini diketahui dapat membantu pertumbuhan bakteri baik dalam usus dan menyehatkan saluran cerna.
Tak hanya itu, stroberi juga mengandung antosianin, salah satu jenis antioksidan yang mampu mengurangi risiko terjadinya kanker usus besar.
Tak hanya menyehatkan saluran pencernaan, kandungan serat di dalam stroberi juga mampu mengurangi penumpukan lemak dan kolesterol serta mencegah penyempitan pembuluh darah.
Hal ini didukung oleh penelitian yang mengungkapkan bahwa mengonsumsi stroberi secara rutin selama 3 minggu mampu mengurangi kadar kolesterol jahat (HDL) sekaligus meningkatkan kadar kolesterol baik di dalam tubuh (LDL).
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi buah stroberi bermanfaat untuk menjaga tekanan darah tetap stabil. Ini berkat kandungan kalium, flavonoid, dan polifenol di dalam stroberi yang mampu menurunkan tekanan darah.
Dengan demikian, buah ini baik dikonsumsi oleh orang yang menderita hipertensi.
Manfaat stroberi selanjutnya adalah mengontrol kadar gula darah. Hal ini karena stroberi memiliki indeks glikemik rendah, sehingga tidak memicu peningkatan kadar gula darah secara drastis.
Berkat manfaatnya tersebut, buah stroberi aman dikonsumsi oleh penderita diabetes tipe 2.
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, stroberi mampu menjaga tekanan darah, mengatasi kolesterol tinggi, dan mengontrol kadar gula darah tetap stabil.
Kombinasi ini menjadikan stroberi bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko terjadinya penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung dan stroke.
Stroberi merupakan salah satu jenis buah yang kaya akan kandungan antioksidan.
Kandungan ini memiliki peran penting dalam melindungi sel-sel tubuh dari efek paparan radikal bebas, yang dapat memicu terjadinya berbagai macam penyakit, seperti kanker dan penyakit degeneratif.
Kandungan antioksidan dalam stroberi juga bermanfaat untuk meredakan peradangan serta menjaga kesehatan kulit dan tulang.
Stroberi dapat menjadi salah satu pilihan makanan bagi yang sedang menjalani program diet. Hal ini karena stroberi rendah kalori dan mengandung berbagai macam nutrisi yang dapat mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh saat menjalani diet.
Tak hanya itu, stroberi juga tinggi serat yang dapat memberikan efek kenyang lebih lama. Dengan demikian, dorongan untuk ngemil atau makan berlebih pun akan berkurang. (1)
Baca: Buah Tin (Ara)