Tari Topeng Ireng

Penulis: Bangkit Nurullah
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tari Topeng Ireng sedang dipentaskan oleh para penari


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Tari Topeng Ireng atau yang dikenal dengan sebutan Dayakan merupakan kesenian tradisional yang berkembang di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Tari Topeng Ireng atau Dayakan adalah bentuk tarian rakyat kreasi baru yang merupakan hasil metamorfosis dari kesenian Kubro Siswo.

Tari Topeng Ireng atau Dayakan hampir mirip dangan suku Indian di Amerika atau suku Dayak di Kalimantan

Nama Topeng Ireng sendiri berasal dari kata "Toto Lempeng Irama Kenceng".

Toto artinya menata, lempeng berarti lurus, irama berarti nada, dan kenceng berarti keras.

Oleh karena itu, dalam pertunjukan Tari Topeng Ireng para penarinya berbaris lurus dan diiringi musik berirama keras dan penuh semangat.

Biasanya tarian ini dibawakan oleh 10 orang atau lebih.

Formasinya pun beragam, ada yang melingkar dan persegi. (1)

Tari Topeng Ireng sedang dipentaskan oleh para penari (cintaindonesia.web.id)

Baca: Tari Rancak Denok

  • Sejarah


Berdasarkan cerita yang beredar di masyarakat, Tari Topeng Ireng mulai berkembang di tengah masyarakat lereng Merapi dan Merbabu sejak zaman penjajahan Belanda dan dilanjutkan perkembangannya tahun 1960-an.

Pada saat pemerintahan Belanda, pemerintah jajahan pada masa lalu melarang masyarakat berlatih silat sehingga warga mengembangkan berbagai gerakan silat itu menjadi tarian rakyat.

Tarian itu diiringi dengan musik gamelan dan tembang Jawa yang intinya menyangkut berbagai nasihat tentang kebaikan hidup dan penyebaran agama Islam.

Setelah itu perkembangan seni pertunjukan Tari Topeng Ireng berkembang apabila umat Islam membangun masjid atau musala, sebelum mustaka (kubah) dipasang maka mustaka tersebut akan diarak keliling desa.

Kirab tersebut akan diikuti seluruh masyarakat di sekitar masjid dengan tarian yang diiringi rebana dan syair puji-pujian.

Dalam perjalanannya kesenian tersebut berkembang menjadi kesenian Tari Topeng Ireng. (2)

Siswa SMPN 2 Mranggen memperagakan Tari Topeng Ireng (TRIBUN JATENG/RIVAL ALMANAF)

Baca: Tari Rong Tek

  • Busana


Di bagian kepala menggunakan hiasan bulu warna warni yang menyerupai mahkota seperti orang khas Indian.

Kostum bawahnya seperti suku Dayak, yakni dengan rok rumbai-rumbai.

Alas kakinya menggunakan sepatu boots dengan gelang kelintingan yang menimbulkan bunyi riuh ketika digerakkan. (3)

Baca: Tarian Jawa

  • Gerakan Tari Topeng Ireng


1. Putar ke kanan 8x

2. Putar ke kiri 8x

3. Putar ke kiri diam 2 hitungan

4. Maju mundur kaki kanan 1-4 hitungan

5. Engklek mundur kaki kanan 5-8 hitungan

6. Putar tangan mundur 1-8 hitungan

7. Diulang dari nomor 3-5

8. Jalan ke kanan tangan mengepal 1-4 hitungan (3x)

9. Jalan ke kiri tangan mengepal 5-8 hitungan (3x) (4)

(TribunnewsWiki.com/Bangkit N)



Nama Tari Topeng Ireng


Jenis Tari Tradisional


Asal Magelang, Jawa Tengah


Sumber :


1. visitmagelang.id
2. haloedukasi.com


Penulis: Bangkit Nurullah
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer