Tari Rong Tek

Penulis: Bangkit Nurullah
Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tari Rong Tek sedang dipentaskan oleh para penari


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Tari Rong Tek merupakan salah satu tari kreasi yang berasal dari Banyumas, Jawa Tengah.

Tari ini diciptakan oleh seorang seniman tari bernama Susiati pada tahun 2013.

Tari Rong Tek memiliki dasar yang sama dengan Tari Lengger Banyumasan yang kemudian dikreasi dan dimodifikasi.

Nama Tari Rong Tek berasal dari kata “Rong” yang diambil dari kata "Ronggeng," dan, “Tek” yang merupakan penggambaran suara kentongan bambu.

Ronggeng dalam masyarakat Banyumas disebut juga penari.

Tari Rong Tek merupakan simbol dan penggambaran kehidupan masyarakat di Banyumas, terutama para perempuan muda.

Tarian ini memperlihatkan gerakan-gerakan yang lincah, gemar bertingkah konyol, dan ceria.

Tari dari Banyumas ini dibawakan oleh 5-10 perempuan muda.

Penari sedang memperagakan Tarian Rong Tek (indonesiakaya.com)

Baca: Tarian Jawa

Dalam menarikan Rong Tek, para penari membawa kentongan bambu yang mereka bunyikan.

Musik pengiring Tari Rong Tek terdiri dari alat musik dari gamelan seperti kenong, kendag, dan gong.

Dalam menarikan Rong Tek, para penari membawa kentongan bambu yang mereka bunyikan.

Musik pengiring Tari Rong Tek terdiri dari alat musik dari gamelan seperti kenong, kendag, dan gong

Adapula tambahan mengenai alat musik dari bambu seperti calung.

Alat musik yang terbuat dari bambu ini memiliki ciri warna gelap dan terbuat dari jenis bambu bernama wulung.

Meski demikian, pertunjukan Tari Rong Tek memadukan alat musik gamelan dengan alat musik modern lainnya.

Lengger Banyumasan merupakan tarian yang bersifat sakral.

Kreasi baru dari Tari Rong Tek melepaskan sifat sakral tersebut menjadi profan.

Oleh karena itu, tarian ini lebih bersifat ceria dan semarak. (1)

Baca: Tari Angsa

  • Gerakan Tari Rong Tek


Gerakan Tari Rong Tek berasal dari Lengger Banyumasan.

Pada dasarnya gerakan Lengger Banyumasan terdiri dari empat sikap.

Sikap pertama adalah tangan supit urang, yaitu mengatupkan jari tengah dan ibu jari sementara ketiga jari lain berdiri.

Selanjutnya adalah goyang pinggul atau geyol.

Sikap dalam Lengger Banyumasan berikutnya adalah gerakan kaki seperti sikap tarian gaya Surakarta (mendhak).

Gerakan dasar dari Lengger Banyumasan terakhir adalah kenes yang berarti banyak tingkah atau lincah.

Tari Rong Tek memiliki empat dasar gerakan tersebut kemudian dikreasi kembali.

Bentuk kesenian ini adalah salah satu wujud pengembangan dan pelestarian seniman.

Selain itu, karya seni juga merupakan salah satu media dalam merespon kejadian maupun representasi dari kehidupan sehari-hari. (2)

Tari Rong Tek sedang dipentaskan oleh para penari (indonesiakaya.com)

Baca: Tari Sekapur Sirih

  • Busana


Meski pakaian penari sudah mengalami berbagai modifikasi, ada beberapa bagian pakaian Lengger Banyumas yang masih dipertahankan.

Beberapa bagian itu antara lain penggunaan kemben yang terbuat dari kain batik.

Sedangkan, pada bagian pinggang, penari Rong Tek juga mengenakan stagen layaknya penari Lengger Banyumasan.

Selain itu, ada juga sampur yang selalu disandang di bagian bahu.

Sampur atau selendang juga menjadi bagian penting dalam setiap pertunjukan tari dalam tradisi Banyumas.

Untuk bagian bawah, para penari mengenakan kain batik panjang yang disebut jarit.

Kepala penari Rong Tek dihias dengan konde yang diberi tambahan kanthil dan beberapa hiasan lain yang biasanya berwarna emas atau perak.

Hiasan-hiasan ini dapat diubah atau diganti dengan penggunaan ornamen daun-daunan yang tetap indah saat bergoyang-goyang seiring gerak tubuh penari. (3)

(TribunnewsWiki.com/Bangkit N)



Nama Tari Rong Tek


Jenis Tari Tradisional


Asal Banyumas, Jawa Tengah


Sumber :


1. indonesiakaya.com
2. seringjalan.com


Penulis: Bangkit Nurullah
Editor: Archieva Prisyta
BERITA TERKAIT

Berita Populer