Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Persekat Kabupaten Tegal adalah sebuah klub sepak bola yang berasal dari Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Persekat Kabupaten Tegal sejak musim 2020 bermain di kasta kedua Indonesia, yaitu Liga 2.
Persekat Kabupaten Tegal didirikan pada tanggal 16 Agustus 1962.
Stadion Tri Sanja digunakan sebagai kandang Persekat Kabupaten Tegal pada tahun 1980-an.
Persekat Kabupaten Tegal memiliki julukan Laskar Ki Gede Sebayu dan Banteng Loreng Binoncengan. (1)
Baca: Ibrahim Bahsoun
Perjalanan Kompetisi
Persekat Tegal merupakan pendatang baru di kasta kedua kompetisi sepak bola Indonesia, setelah pada musim 2019 mereka berhasil promosi dari Liga 3.
Namun karena kompetisi musim 2020 dibatalkan, mereka belum mencicipi pentas di Liga 2.
Perjalanan mereka hingga bisa promosi pun boleh dibilang cukup heroik.
Nirprestasi dan selalu berkutat di level terbawah kompetisi Indonesia dan tidak rutin mengikuti liga resmi membuat nama Persekat memang tidak begitu dikenal oleh publik sepak bola nasional.
Baca: Fadil Redian
Gairah sepak bola Tegal sempat menggelora pada tahun 2005 hingga 2007.
Dipimpin Agus Riyanto (Bupati Tegal periode 2004-2009 dan 2009-2014), Persekat menjadi salah satu tim yang disegani di Divisi II B Jawa Tengah.
Prestasi tertinggi ditorehkan pada tahun 2009, saat Laskar Ki Gede Sebayu menembus putaran Nasional Divisi III (32 Besar).
Namun, Persekat kurang beruntung. Tergabung di Grup E, Persekat hanya menjadi juru kunci, dan membuat mereka gagal promosi ke Divisi II.
Tahun-tahun berikutnya adalah masa-masa suram sepak bola Kabupaten Tegal. Pada periode kepemimpinannya yang kedua, Agus Riyanto terseret kasus rasuah yang membawanya ke balik jeruji.
Tanggal berdirinya Persekat Tegal disepakati pada 16 Agustus 1962 berdasarkan kesaksian wasit PSSI Pertama, Suatmo.
Dinukil dari Wikipedia, cikal Persekat pertama kali bertanding di lapangan sepak bola Dukuh Kemanglen, Kelurahan Pakembaran, Slawi, Kabupaten Tegal.
Lapangan ini, semula adalah pabrik gula yang sempat eksis pada zaman Belanda, pada tahun 1870-an.
Maklum, Stadion Tri Sanja yang kini menjadi home base baru didirikan pada tahun 1980-an.
Persekat musim 2021 bermain di Liga 2 dan menggunakan Stadion Tri Sanja sebagai home base mereka. (1) (4)
Baca: Dwi Andika Cakra Yudha
Julukan
Julukan Laskar Ki Gede Sebayu diambli dari tokoh masyarakat pendiri Kabupaten Tegal, yakni Ki Gede Sebayu.
Sementara itu, Banteng Loreng adalah identitas yang telah diwariskan sebagai simbol Tegal pra-Belanda.
Menurut riwayat daerah, pada zaman Mataram tiap-tiap kadipaten mempunyai “lambang” yang menggambarkan tabiat penduduknya atau sifat daerahnya.
Simbol atau lambang Tegal adalah Banteng Loreng Binoncengan yang menggambarkan wujudnya sebagai seekor banteng berwarna loreng yang dinaiki oleh anak kecil.
Banteng Loreng Binoncengan sendiri menggambarkan watak orang Tegal yang gagah berani (banteng) dan agak kasar (loreng), akan tetapi pada hakikatnya Banteng Loreng Binoncengan dapat dituntun oleh orang yang lemah lembut dan ramah-tamah serta tidak mempunyai maksud buruk. (1)
Makna Logo Persekat
Warna dasar merah dan putih:
Menjelaskan bahwa Persekat Kab. Tegal merupakan suatu organisasi (klub) yang berdiri di dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Gambar bola sepak:
Menunjukkan bahwa Persekat Kab. Tegal merupakan suatu organisasi (klub) yang bergelut di bidang olahraga sepakbola.
Tulisan Persekat dengan warna merah:
Menunjukan nama klub yang warna merah merupakan lambang keberanian yang telah digunakan sebagai warna jersey utama Persekat.
Tulisan 1962:
Menunjukan tahun berdiri Persekat Kabupaten Tegal.
Gambar gunug:
Menunjukan letak geografis Kabupaten Tegal yang berada di kaki Gunung Slamet, Jawa Tengah.
Gambar tugu poci:
Menunjukan bangunan khas yang menjadi identitas daerah sekaligus kultur masyarakat Kabupaten Tegal yang gemar minum teh poci hangat.
Gambar 3 bintang:
Melambangkan etos budaya kerja masyarakat Kabupaten Tegal yang biasa disingkat menjadi Tri Sanja (Tiga Landasan Kerja) yaitu rientasi masa depan yang lebih baik, peningkatan iman dan takwa dan percaya pada diri sendiri dan kemampuan sendiri
Gambar loreng (yang dimodifikasi menyerupai petir):
Merupakan penggambaran implisit dari watak masyarakat Kabupaten Tegal yang digambarkan dalam sejarah menyerupai Banteng Loreng Binoncengan yang gagah berani, dan agak kasar, akan tetapi dapat dituntun dan dikuasai oleh orang yang lemah lembut dan tidak mempunyai maksud buruk. (3)
Baca: Imam Bagus
Pemain
Daftar Pemain Persikat Kabuaten Tegal musim 2021:
Penjaga gawang: Utam Rusdiana, Gianluca Pagliuca Rossy, Rajiv Abizal, Bagus Prasetiyo.
Pemain belakang: Muhammad Mukhlis, Adhe Owen, Arif Budiyono, Soni Setiawan, Yericho Christiantoko, Dhanu Syahputra.
Gelandang: Abdi Maliq Akbar, Ahmad Maulana, Chrystna Bhagascara, Samsudin, Riza Fahrudin, Muhammad Ridwan, Akhmad Prasetyo, Firmansyah, Fatah Aji.
Pemain sayap: Arif Yanggi Rahman, Arif Suyono, Sadly, Daud Kararbo.
Striker: Abdul Gani Lukman, Riki Saputro, Agung Supriyanto, Monieaga. (2)