Sriwijaya Mania

Editor: Febri Ady Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kelompok Suporter Sriwijaya Mania memberikan dukungan di setiap laga Sriwijaya FC.


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sriwijaya Mania adalah kelompok suporter Sriwijaya FC.

Berasal dari Palembang, Sumatera Selatan, Sriwijaya Mania berdiri pada tahun 2005, setelah tim Sriwijaya FC bermain di Palembang.

Sriwijaya Mania menempati tribun selatan Stadion Jakabaring, Palembang.

Kelompok suporter ini menggunakan warna kuning sebagai atribut kebesaran mereka, sesuai dengan warna kebesaran warna klub Sriwijaya FC.

Baca: Qipdi Riza Fahrudin

Suporter Sriwijaya FC memberikan semangat.

  • Sejarah


Laskar Wong Kito, julukan bagi Sriwijaya Football Club (SFC), sejak berdiri pada tahun 2004, langsung menjadi ikon sepak bola Sumatera Selatan.

Berubah nama dari Persijatim, Sriwijaya FC diharapkan mampu mengangkat olahraga dengan si kulit bundar merakyat dan subur di Bumi Sriwijaya.

Lahirnya Sriwijaya FC menjadi cikal bakal lahirnya suporter di Sumsel.

Sriwijaya Mania (s-Man) dibentuk tahun 2005. Namun, karena ada perbedaan pendapat, S-Man yang saat itu dipimpin oleh Masyhiril pecah menjadi dua kubu.

Terbentuklah kelompok suporter baru yang didirikan oleh 8 orang dan diberi nama Sriwijaya Ngamuk atau yang saat ini dikenal dengan nama Singa Mania.

Baca: Evander Yarangga

Perpecahan di dalam kubu suporter Sriwijaya FC tidak berhenti, setelah muncul Singa Mania muncullah Sriwijaya Mania Sumsel (SMS) pada tahun 2007 yang merupakan perpecahan dari Sriwijaya Mania.

Namun, tahun 2006 diadakanlah rapat mendesak yang menuntut diadakannya pergantian ketua baru.

Dalam rapat yang diadakan terjadi perpecahan suara antara kedua belah pihak.

Ada beberapa korwil yang tidak setuju dengan kinerja ketua lama selama ini menuntut adanya pemilihan ketua baru dan ada pula yang menentang atas tindakan sepihak atas pemilihan ini.

Dalam rapat ini terpilihlah keputusan sepihak dengan terpilihnya ketua umum baru Sriwijaya Mania.

Korwil-korwil yang merasa tidak setuju atas terpilihnya ketua baru yang bernama Rendra ini, memutuskan untuk membentuk kelompok suporter sendiri yang lebih independen dan mandiri.

Pada tahun 2007 setelah pemisahan diri Marthin Avetama dan para pendukungnya membentuk kelompok suporter baru yang bernama Sriwijaya Mania Sumsel.

Pada tahun 2011, 2 kelompok suporter Sriwijaya FC kemudian digabung menjadi BELADAS (BELA ARMADA SRWIJAYA FC).

Kelompok suporter ini terdiri dari Korwil Simanis (Sriwijaya Mandiri Supporter) yang dipimpin oleh Qusoi dan Korwil SMS (Sriwijaya Mania Sumsel) yang dipimpin Edy Ismail.

Kelompok suporter inilah yang kemudian diakui oleh Manajemen sriwijaya FC sebagai suporter resmi Sriwijaya FC.

Suporter Sriwijaya FC sejati selalu mengusung warna kuning sebagai warna kebesaran klub Sriwijaya FC.

Seiring waktu, setelah kembali disatukan dalam wadah Bela Armada Sriwijaya (Beladas), kini kelompok suporter SFC kembali ke kelompok-kelompok asal mereka, meskipun melebur menjadi tiga bagian, yakni Sriwijaya Mania, Singa Mania, dan Simanis Ultras. (1)

Baca: Anco Jansen

  • Bersatu


Pemandangan luar biasa terlihat saat laga Sriwijaya FC melawan Persita Tangerang di di stadion Singa Perbangsa Kerawang, Sabtu (24/5/2014).

Untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir, dua kelompok suporter Laskar Wong Kito Singa Mania dan Sriwijaya Mania berada dalam satu tribun dan kompak menyanyi bersama dari tribun selatan.

Meski awalnya sempat berbeda tempat, Singa Mania di pojok tribun selatan arah barat, sedangkan Sriwijaya Mania di sisi satunya, tetapi menjelang babak kedua berakhir, keduanya saling berlari dan menuju ke tangah, dan akhirnya bergabung bersama-sama.

M. Hasbi, Ketua Singa Mania Jawa Barat yang menjadi koordinator lapangan tur Kerawang mengaku pihaknya memang berinisiatif melakukan penggabungan tersebut.

Mengingat meski sama-sama mendukung Sriwijaya FC, kedua kelompok tersebut beberapa kali terlibat kericuhan saat mendukung Sriwijaya FC berlaga. (2)

Baca: Andreas Karundeng

Baca: Marcel Alexander Kararbo

  • Distrik dan Kopda Sriwijaya Mania


Pada saat berdiri, Sriwijaya Mania tediri atas 20 Distrik yang ada di Kota Palembang dan sekitaranya, ke-20 distrik tersebut adalah Distrik Plaju Pangkal, Distrik Plaju Ujung, Distrik Kertapati, Distrik Merdeka, Distrik Rusun, Distrik Bukit, Distrik Tangga Buntung, Distrik Sudirman / Polda, Distrik Kilometer, Distrik Sekep, Distrik Lemabang, Distrik Pakjo, Distrik Patal, Distrik Pusri, Distrik Perum-Kenten, Distrik Indralayo (OI), Distrik Prabumulih, Distrik Banyuasin, Distrik Kayu Agung dan Distrik Tanjung Enim.

Sementara untuk Koordinator Daerah (Korda), Sriwijaya Mania tersebar di beberapa darah seperti Korda Batam, Korda Padang, Korda Jambi, Korda Lampung, Korda Jakarta, Korda Bogor, Korda Depok, Korda Tangerang, Korda Bekasi, Korda Karawang, Korda Cirebon, Korda Kebumen, Korda Jogjakarta, Korda Tulung Agung dan Korda Balikpapan. (3)


(Tribunnewswiki.com/Khairul)

 



Informasi


Nama Sriwijaya Mania


Kelompok Suporter Sriwijaya FC


Berdiri tahun 2005


Kota Palembang


Sumber :


1. palembang.tribunnews.com
2. palembang.tribunnews.com
3. sriwijayamania2005.blogspot.com


Editor: Febri Ady Prasetyo

Berita Populer