Dari video yang beredar, pengendara motor memberikan dua koin uang 500 rupiah.
Petugas SPBU itu pun langsung mengisi BBM sang pengendara motor.
Diketahui, video itu dibagikan oleh akun Frizkia Fabila di grup Facebook Video Kecelakaan Lalu Lintas dan Kriminal Indonesia pada 17 Juni 2021.
"Isi bensin di SPBU, tapi cuma 1000 rupiah aja ...," tulis pemilik akun tanpa menyebut kapan dan di mana lokasi video itu.
Dalam video berdurasi 30 detik tersebut, pengendara sepeda motor menyebutkan bahwa ia ingin mengisi BBM Rp 1.000 saja.
Setelah itu, pengendara sepeda motor memberikan uang Rp 1.000 dalam bentuk pecahan koin kepada petugas SPBU Pertamina.
Begitu uang diterima, petugas SPBU itu pun langsung mengisikan bensin ke tangki sepeda motor yang berwarna hijau tersebut.
Viralnya video tersebut pun membuat warganet bertanya-tanya dan penasaran.
Apakah boleh mengisi BBM hanya Rp 1.000?
Dilansir dari Kompas.com, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Sub Holding Comercial and Trading, Putut Andriatno, menyatakan, membeli bensin RP 1.000 bisa saja dilakukan.
Mesin pengisian BBM yang ada di SPBU dapat diatur menyesuaikan permintaan dari pelanggan.
"Setting dispenser bisa set nilai rupiah dan volume, selama memungkinkan, bisa dilayani," kata Putut dikutip dari Kompas.com, Minggu (20/6/2021) pagi.
Baca: Viral Suami Punya Fetish Seksual Tak Biasa, Buat Geger karena Unggah Foto Istri ke Medsos
Baca: Kilang Pertamina Refinery Unit (RU) VI Balongan
Putut mengatakan, dalam pembelian BBM jenis bahan bakar khusus (BBK), tidak ada aturan mengenai minimum dan maksimal transaksi.
Ketentuan itu berlaku baik untuk volume maupun nilai rupiah yang dibayarkan.
"Kami tidak mengatur minimal dan maksimal untuk volume dan Rupiah dalam pembelian BBM jenis BBK," ujar Putut.
BBM jenis BBK
Yang termasuk BBK di antaranya adalah Pertalite, Pertamax, Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Sementara, untuk BBM PSO (premium dan solar), diatur oleh peraturan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).
Putut juga mengimbau kepada konsumen untuk mematuhi rambu-rambu keselamatan yang telah ada di SPBU.
Ia juga meminta masyarakat untuk menggunakan BBM yang lebih ramah lingkungan.
"Jika ada keluhan terkait pelayanan SPBU maupun hal lain yang ada hubungannya dengan pertamina silakan hubungi contact centre 135," kata dia.
Baca: Kebakaran Pertamina Indramayu Ludeskan Minyak 400 Ribu Barel, Pertamina Ungkap Nasib Stok BBM
Baca: Mengapa Oktan BBM Harus Disesuaikan dengan Rasio Kompresi Mesin? Simak Alasannya