Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Buah duwet atau buah jamblang (Syzygium cumini) adalah buah yang banyak ditemukan di kawasan Asia Selatan, seperti India, Bangladesh, Pakistan, dan Sri Lanka.
Tidak hanya itu, buah ini juga cukup populer pada sejumlah daerah di Indonesia.
Buah duwet juga dikenal dengan banyak nama, seperti jamblang, jambolan, plum hitam, plum jawa, hingga blackberry Indian.
Buah ini sekilas terlihat mirip dengan buah anggur hitam, tetapi sebenarnya buah duwet termasuk dalam jenis suku jambu-jambuan.
Selain dikonsumsi, buah duwet banyak digunakan dalam pengobatan herbal atau tradisional sejak dahulu.
Ada banyak penyakit yang diklaim dapat disembuhkan dengan menggunakan buah duwet, tetapi yang paling populer adalah khasiat buah ini dalam mengatasi penyakit diabetes.
Hampir semua bagian pada pohon buah duwet memiliki kandungan nutrisi dan fitokimia yang dapat dimanfaatkan untuk kesehatan.
Kandungan nutrisi pohon duwet paling banyak terdapat pada bagian buahnya.
Buah duwet mengandung protein, lemak, serat kasar, karbohidrat, vitamin A, vitamin B, kalsium, magnesium, zat besi, dan berbagai mineral lainnya.
Buah ini juga memiliki kandungan rafinosa, glukosa, fruktosa, asam sitrat, asam galat, serta antosianin sebagai pigmen pewarna kulit buah duwet. (1)
Baca: Buah Pir
Kandungan Gizi
Dalam penyajian sebanyak 100 gram, berikut kandungan gizi yang ada pada buah duwet.
Air: 80,2 gram
Energi: 80 kalori
Karbohidrat: 18,2 gram
Serat: 0,9 gram
Protein: 0,5 gram
Lemak: 0,6 gram
Vitamin C: 130 miligram (2)
Baca: Buah Kawista
Manfaat
Manfaat buah jamblang yang pertama adalah membantu meningkatkan kinerja saluran kemih. Manfaat ini didapatkan berkat adanya kandungan asam galat di dalam buah tersebut.
Buah jamblang memiliki kandungan glukosida. Berkat adanya senyawa tersebut, buah ini berkhasiat untuk membantu mempercepat proses penyembuhan luka robek atau luka bakar.
Buah jamblang memiliki kandungan tanin, yang bermanfaat untuk membantu menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh.
Dalam 100 gram buah jamblang terkandung 1,5-2 miligram zat besi, 16 miligram kalsium, 36 miligram magnesium, dan 16,7 miligram fosfor.
Adanya kandungan tersebut membuat buah ini mampu membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi.
Tak hanya baik untuk tulang dan gigi, kandungan zat besi di dalam buah jamblang juga dapat berperan dalam membantu proses pembentukan sel darah merah. Ini membuat terhindar dari risiko anemia atau kurang darah.
Meskipun memiliki rasa yang manis, kandungan oleanolic di dalam buah jamblang ternyata dapat menjaga kadar gula darah agar tidak meningkat. Hal tersebut membuat buah jamblang dapat dikonsumsi oleh penderita diabetes.
Buah jamblang mengandung tinggi serat. Jika dikonsumsi secara rutin dan teratur, manfaat buah jamblang yang bisa dirasakan adalah mengatasi konstipasi atau sembelit, gangguan usus, mual, diare, dan disentri.
Kandungan vitamin C di dalam buah jamblang dapat membantu menjaga daya tahan tubuh. Karena itu, konsumsi buah ini secara rutin dapat membantu melindungi tubuh dari penyakit infeksi, seperti pilek, asma, atau penyakit menular lainnya.
Buah jamblang banyak diolah untuk diambil ekstraknya, agar lebih mudah dikonsumsi. Ekstrak buah jamblang juga banyak digunakan untuk membantu mengatasi kondisi gingivitis atau radang gusi.
Peneliti berpendapat bahwa kandungan fitokimia bioaktif di dalam buah jamblang, termasuk senyawa polifenol dan flavonoid yang memiliki sifat antikanker dan kemo-preventif. (3)
Baca: Daun Mint (Peppermint)