Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Museum Affandi adalah museum seni yang menyimpan berbagai macam lukisan karya Affandi yang berada di tepi Sungai Gajah Wong, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Selain lukisan, museum ini juga menyimpan berbagai benda peninggalan Affandi lainnya, seperti mobil, sepeda ontel dan lainnya.
Dibangun di atas lahan seluas 3.500 m2, bangunan Museum Affandi terdiri atas empat galeri beserta bangunan pelengkap, seperti tempat pembelian tiket, dua studio, dan bangunan rumah tempat tinggal Affandi dan keluarganya.
Rumah Affandi ini memiliki atap berbentuk pelepah pisang, dan terdiri atas dua lantai: lantai bawah sebagai ruang tamu dan garasi, sedangkan lantai atas sebagai kamar pribadi Affandi.
Kini, rumah ini menjelma menjadi Kafe Loteng yang dapat dikunjungi pengunjung dan pembangunannya dilakukan secara bertahap serta dirancang sendiri oleh Affandi.
Selain 300 karya lukisan Affandi, dia dalam museum ini juga tersimpan lukisan dari para pelukis Indonesia lainnya, antara lain Basuki Abdullah, Popo Iskandar, Sudjojono, Hendra Gunawan, Barli, dan Muchtar Apin.
Selain itu, ada juga patung karya Amrus Natalsya, dan cukil kayu poles karya keluarga Tjokot yang dipamerkan di sana.
Baca: Museum Pasifika
Baca: Museum Layang-layang
Sejarah
Awalnya, museum ini hanya terdiri atas Galeri I yang dirancang sendiri oleh Affandi dengan biaya hasil penjualan lukisan-lukisannya.
Pembangunan Galeri I ini selesai pada tahun 1962 dan diresmikan pada tahun 1974 oleh Prof. Ida Bagus Mantra yang ketika itu menjabat sebagai Direktur Kebudayaan Umum.
Kemudian, atas bantuan dari Pemerintah Indonesia melalui kunjungan Presiden Soeharto, pembangunan Galeri II dilangsungkan.
Pembangunan tersebut dimulai pada tahun 1987 dan diresmikan pada 9 Juni 1988 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Dr. Fuad Hasan.
Satu tahun berselang, yaitu pada tahun 1999, Galeri III dibangun oleh Yayasan Affandi lalu diresmikan oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X pada Mei tahun 2000 .
Sementara, Galeri IV mulai dibangun pada tahun 2002 untuk memamerkan lukisan-lukisan keluarga Affandi.
Koleksi
Pada Galeri I, pengunjung dapat menemui penjualan tiket serta pusat informasi.
Area ini berisi karya-karya Affandi, mulai dari awal hingga akhir kariernya,
Terdapat juga beberapa benda yang berhubungan dengan hidup Affandi, seperti sepeda ontel, mobil sedan kuno, sandal jepit, kuas, ember, kain sarung, kliping berita koran, dan foto-foto.
Mulanya, galeri ini digunakan untuk memamerkan lukisan-lukisan karya Affandi yang dijual, tetapi dalam perkembangannya, galeri ini mulai digunakan sebagai ruang pamer koleksi lukisan karya pelukis lain.
Galeri ini terdiri atas dua lantai: lantai pertama berisi lukisan-lukisan bersifat abstrak, sedangkan lantai dua didominasi lukisan bercorak realis.
Galeri III juga terdiri atas dua lantai: lantai pertama digunakan sebagai ruang pamer karya lukis keluarga Affandi seperti lukisan-lukisan karya Kartika Affandi, putri Affandi, sementara lantai kedua digunakan sebagai ruang perawatan lukisan.
Galeri yang memiliki langit-langit yang terbuat dari anyaman bambu ini berfungsi sebagai ruang pamer berbagai lukisan karya Didit, cucu Affandi. (1)
Fasilitas
Fasilitas yang tersedia di Museum Affandi terbilang cukup lengkap, antara lain:
• lahan parkir,
• toilet,
• café,
• kantin,
• perpustakaan seni dan budaya, dan
• musala
Pengunjung dapat bersantai sejenak dengan menikmati minuman ringan di Café Loteng yang sudah termasuk biaya masuk Museum.
Pengunjung juga dapat membeli suvenir di toko yang letaknya tak jauh dari Museum Affandi.
Di toko suvenir tersebut, tersedia berbagai macam souvenir seperti kaos Affandi, lukisan reproduksi, serta buku-buku yang berkaitan dengan sang maestro lukis.
Wisatawan juga dapat meminta pengelola untuk diputarkan film tentang cara Affandi melukis dengan berbagai media dan alat yang berbeda.
Selain itu, pengunjung juga bisa merasakan proses melukis dengan belajar melukis di sanggar museum. (2)
Baca: Museum Barli
Baca: Neka Art Museum